0
Thumbs Up
Thumbs Down

Perpres PPPK Guru Honorer Belum Ditandatangani Presiden

Republika Online
Republika Online - Wed, 19 Feb 2020 23:43
Dilihat: 45
Perpres PPPK Guru Honorer Belum Ditandatangani Presiden

BOGOR -- Peraturan Presiden (Perpres) terkait status guru honorer yang lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sampai saat ini belum jelas statusnya. Sehingga nasib para guru honorer masih menunggu kepastian dari pemerintah.

"Saat ini memang persoalannya Perpres PPPK terkait guru honorer dan sistem gajinya seperti apa Perpresnya belum ditandatangani Presiden. Sehingga status mereka belum jelas. Kami juga menunggu," kata Asisten Deputi Standarisasi Jabatan dan Pengembangan Karir SDM Aparatur Kementerian PAN-RB Aba Subagja di Gedung Auditorium Unhan, Sentul, Bogor Rabu (19/2).

Kemudian, ia membahas hal lain terkait Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK membuka peluang kalangan profesional untuk menjadi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN). Profesional dapat mengisi Jabatan Fungsional (JF) dan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) tertentu.

"Misalnya, rektor Unhan butuh dosen fungsional. Boleh merekrut PPPK. Dengan adanya tujuan dan target yang belum dipenuhi dosen yang ada disini," kata dia.

Ia melanjutkan PP 49 tahun 2018 ini juga menetapkan batas pelamar PPPK terendah adalah 20 tahun dan tertinggi satu tahun sebelum batas usia jabatan tertentu. Misalnya, untuk tenaga guru yang batas usia pensiunnya 60 tahun, berarti bisa dilamar oleh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berusia 59 tahun. Peraturan ini berlaku untuk semua jabatan.

Lalu, PPPK ini juga memiliki kewajiban serta hak yang sama dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Seperti, cuti melahirkan, cuti sakit dan cuti tahunan. Mereka juga mendapatkan perlindungan berupa jaminan hari tua, jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian serta bantuan hukum.


Berita Terkait
  • Pemkab Limapuluh Kota Masih Kekurangan 958 Guru
  • Dana BOS Rp 9,8 Triliun Disalurkan
  • Skema Baru Dana BOS, 50 Persen Digunakan Bayar Guru Honorer
Berita Lainnya
  • Thailand Temukan Enam Kasus Baru Virus Corona
  • Arena Bermain di IBF 2020 Bisa Tampung 400 Anak

Perpres PPPK Guru Honorer Belum Ditandatangani Presiden

Perpres PPPK Guru Honorer Belum Ditandatangani Presiden

Perpres PPPK Guru Honorer Belum Ditandatangani Presiden

Perpres PPPK Guru Honorer Belum Ditandatangani Presiden

Perpres PPPK Guru Honorer Belum Ditandatangani Presiden

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya