0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pertumbuhan Anak Lambat, Awas Gagal Tumbuh, Orang Tua Bisa Coba 3 Cara

genpi
genpi - Sun, 18 Sep 2022 22:13
Dilihat: 46
Pertumbuhan Anak Lambat, Awas Gagal Tumbuh, Orang Tua Bisa Coba 3 Cara

GenPI.co - Banyak anak yang pertumbuhannya lebih lambat dibandingkan usianya. Salah satu penyebabnya ialah gagal tumbuh.

Selama ini, gagal tumbuh memang sangat memengaruhi pertumbuhan anak-anak.

Kondisi tersebut terjadi ketika anak tidak mendapatkan nutrisi yang cukup untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Ada banyak ciri yang menunjukkan anak mengalami gagal tumbuh. Salah satunya ialah tubuh lebih pendek untuk ukuran usia.

Selain itu, berat badan anak rendah dan partumbuhan tulang juga tertunda.

Berikut ini 3 cara yang bisa dilakukan orang tua agar anak tidak mengalami gagal tumbuh:1. Rutin Memantau Pertumbuhan Anak

Orang tua harus memantau pertumbuhan anak secara rutin untuk mengetahui perkembangannya.

Dengan demikian, orang tua bisa memantau perkembangan fisik anak apakah sesuai usia atau tidak.

Orang tua bisa memantau panjang dan berat badan sebagai parameter pertumbuhan anak.

Selain itu, lingkar kepala juga bisa dijadikan patokan bagi orang tua untuk mengetahui tumbuh kembang buah hati.

2. Memperhatikan Asupan Nutrisi

Nutrisi memegang peranan sangat penting untuk menunjang pertumbuhan anak.

Salah satu fase paling menentukan ialah pada seribu hari pertama kehidupan anak.

Itu artinya nutrisi anak harus benar-benar diperhatikan hingga buah hati berusia sekitar tiga tahun.

Sebab, otak, tubuh, dan sistem kekebalan anak berkembang lebih cepat dibandingkan saat masih dalam kandungan maupun setelahnya.

Orang tua dianjurkan memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama sejak anak lahir.

3. Memberikan Nutrisi Pendamping MPASI

Makanan pendamping air susu ibu (MPASI) juga menjadi salah satu penentu tumbuh kembang anak.

Bayi bisa diberikan MPASI setelah usianya memasuki enam bulan. Ketika makin besar, bayi bisa mendapatkan MPASI yang teksturnya kian padat.

Saat berusia 6-8 bulan, bayi bisa diberikan makanan lumat 2-3 kali. Misalnya, bubur kental.

Ketika usianya 9-11 bulan, bayi bisa diberi makanan yang dicincang halus dan bisa dipegang.

Bayi bisa diberikan makanan keluarga saat usianya sudah menginjak 12-23 bulan. (hellosehat)

Video populer saat ini:

Sumber: genpi

Pertumbuhan Anak Lambat, Awas Gagal Tumbuh, Orang Tua Bisa Coba 3 Cara

Pertumbuhan Anak Lambat, Awas Gagal Tumbuh, Orang Tua Bisa Coba 3 Cara

Pertumbuhan Anak Lambat, Awas Gagal Tumbuh, Orang Tua Bisa Coba 3 Cara

Pertumbuhan Anak Lambat, Awas Gagal Tumbuh, Orang Tua Bisa Coba 3 Cara

Pertumbuhan Anak Lambat, Awas Gagal Tumbuh, Orang Tua Bisa Coba 3 Cara

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya