0
Thumbs Up
Thumbs Down

Peserta Palebon Dibatasi, Namun Masyarakat Sangat Antusias

Nusabali
Nusabali - Sat, 22 Jan 2022 09:03
Dilihat: 43
Peserta Palebon Dibatasi, Namun Masyarakat Sangat Antusias
Selain itu, seluruh peserta iring-iringan palebon juga sudah menjalani rapid test sehari sebelumnya. Namun antusiasme masyarakat untuk menyaksikan jalannya palebon tidak bisa dibendung, hingga ribuan orang tumpah ruah.

"Kalau dilihat posisi beliau (Ida Tjokorda Pemecutan XI) sebagai Tedung Jagat, ada 105 banjar yang semestinya ikut serta. Tapi sekarang kita hanya melibatkan sebagian kecil, hanya beberapa banjar. Antara lain Banjar Pemedilan, Banjar Kerandan, Banjar Busung Yeh, Banjar Alangkajeng, Banjar Tegal Agung, dan Banjar Belong Menak. Bahkan badenya memakai roda untuk mengurangi pengusung," ujar Adik Sepupu Ida Tjokorda Pemecutan XI, Anak Agung Ngurah Putra Darmanuraga, 76, saat ditemui di sela palebon pada Sukra Paing Matal, Jumat (21/1).

Kendati demikian, antusiasme masyarakat yang ingin menonton tidak bisa dibendung. Terbukti dari ribuan masyarakat sekitar Puri Pemecutan yang rela berdesakan dan berpanas-panasan menyaksikan jalannya palebon Ida Tjokorda Pemecutan XI. AA Darmanuraga menambahkan, sejatinya sebelum dilaksanakan prosesi palebon sudah dilaksanakan Mapeed dengan mengarak ogoh-ogoh Cupak pada Selasa (18/1) lalu. Rutenya, yakni dari Puri Pemecutan menuju Jalan Gajah Mada, Patung Catur Muka, Jalan Udayana, JalanDebes, Jalan Hasanuddin, dan kembali ke Puri Pemecutan.

Dikatakan, setiap palebon untuk Ida Tjokorda di Puri Pemecutan memang selalu menggunakan Ogoh-ogoh Cupak. "Ogoh-ogoh ini merupakan simbol kemasyarakatan. Iring-iringan ini dibuat untuk agar masyarakat ikut mendoakan kepergian beliau supaya jalannya dilancarkan menuju keabadian. Masyarakat memberikan penghormatan sekaligus berterimakasih," katanya.

Bagi AA Darmanuraga, Ida Tjokorda Pemecutan XI merupakan saudara sepermainan. Mengingat umurnya yang terpaut satu tahun lebih muda dari almarhum. Sejak kecil, Darmanuraga sudah melihat prinsip yang sangat kuat dari diri Ida Tjokorda Pemecutan XI yang sebelum abhiseka bernama AA Ngurah Manik Parasara.

"Karena punya prinsip yang kuat, beliau juga dipanggil AA Ngurah Manik Batu. Batu itu keras. Prinsipnya keras. Ngomongnya ceplas ceplos. Beliau berpesan bagaimana kita bersatu agar kokoh seperti batu," tutur Darmanuraga. Sosok Ida Tjokorda Pemecutan XI juga melekat di mata keluarga. Anak kedua almarhum, AA Ngurah Agung Damar Negara, 44, mengaku sosok Ida Tjokorda Pemecutan XI merupakan sosok yang optimistis di segala situasi dan keadaan. Sosok yang tidak pernah putus asa dan selalu memberikan semangat kepada keluarga, teman, serta masyarakat.

"Beliau sangat bersahaja dan merakyat, di mana-mana beliau dikenal. Beliau suka bersosialisasi dan bermasyarakat, itu sebabnya banyak masyarakat mengiringi prosesi palebon, karena merasa kehilangan," tandasnya. *ind
Sumber: Nusabali

Peserta Palebon Dibatasi, Namun Masyarakat Sangat Antusias

Peserta Palebon Dibatasi, Namun Masyarakat Sangat Antusias

Peserta Palebon Dibatasi, Namun Masyarakat Sangat Antusias

Peserta Palebon Dibatasi, Namun Masyarakat Sangat Antusias

Peserta Palebon Dibatasi, Namun Masyarakat Sangat Antusias

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya