0
Thumbs Up
Thumbs Down

Petaka Nyinyiran Istri sang Prajurit TNI

okezone
okezone - Wed, 16 Oct 2019 07:32
Dilihat: 28
Petaka Nyinyiran Istri sang Prajurit TNI

KASUS penusukan terhadap Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Wiranto ada yang menanggapinya secara negatif, seperti yang beredar di media sosial (medsos).

Istri mantan Komandan Daerah Militer (Dandim) 1417 Kendari, Sulawesi Tenggara, Kolonel Hendi Suhendi, Irma Nasution, termasuk yang menyinyiri peristiwa penusukan terhadap Wiranto lewat akun Facebook miliknya.

Akibat perilaku istrinya di medsos tersebut, Kolonel Hendi Suhendi dicopot dari jabatannya sebagai Dandim dan dihukum tahanan selama 14 hari karena melanggar UU Nomor 25 Tahun 2014 mengenai Hukum Disiplin Militer. Serah terima jabatan Dandim 1417 Kendari dari Kolonel Hendi Supendi ke Kolonel Inf Alamsyah di Aula Markas Korem 143 Halu Oleh, Sultra, Sabtu (12/10/2019), diwarnai isak tangis sang istri.

"Saya terima apa yang menjadi keputusan dari pimpinan dan pelajaran buat kita, ada hikmah buat kita semua," kata Hendi.

Sementara Irma Nasution dilaporkan anggota Denpom VII-5 Kendari ke Polda Sulawesi Tenggara atas dugaan pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Kepolisian pun telah menerima laporan itu dan tengah mempelajarinya.

Sersan Dua (Serda) Z juga mendapat hukuman gara-gara postingan istrinya, LZ, di medsos yang menyinyiri penusukan terhadap Wiranto di Pandeglang, Banten, pada Kamis, 10 Oktober 2019. Serda Z yang bertugas di Detasemen Kavaleri Berkuda di Bandung, Jawa Barat, dicopot dari jabatannya. Ia juga dihukum tahanan selama 14 hari.

5 Prajurit AD Disanksi

Belakangan, jumlah prajurit TNI AD yang dihukum karena penusukan terhadap Wiranto bertambah. Sebanyak 5 prajurit TNI AD disanksi akibat unggahan di medsos terkait insiden penusukan tersebut.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan, kelima orang tersebut sudah dijatuhi sanksi karena melanggar hukum disiplin militer.

Andika menjelaskan, dari 7 prajurit yang dihukum, 6 di antaranya gara-gara tidak menjaga keluarganya sesuai perintah TNI yakni untuk bermedia sosial dengan bijak. Sementara 1 orang prajurit lainnya dihukum karena yang bersangkutan menyalahgunakan medsos.

"Makanya hukuman disiplin militer. Artinya tetap kami memberikan kesempatan terhadap kinerjanya selama ini. Kami tetap berharap yang bersangkutan bisa memperbaiki diri," kata Andika di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Selasa (15/10/2019).


"Jadi satu orang (prajurit) yang kita hukum karena kelakukannya sendiri. Hukuman disiplinnya lebih berat sedikit. (Sedangkan) enam orang itu yang istrinya," kata Andika.

Sumber: okezone

Petaka Nyinyiran Istri sang Prajurit TNI

Petaka Nyinyiran Istri sang Prajurit TNI

Petaka Nyinyiran Istri sang Prajurit TNI

Petaka Nyinyiran Istri sang Prajurit TNI

Petaka Nyinyiran Istri sang Prajurit TNI

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya