0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pilkada 2020, PP Muhammadiyah: Jiwa Manusia Lebih Penting

Republika Online
Republika Online - Thu, 24 Sep 2020 05:58
Dilihat: 42
Pilkada 2020, PP Muhammadiyah: Jiwa Manusia Lebih Penting

JAKARTA -- Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menekankan, pentingnya keselamatan manusia. Ia berharap, jangan sampai jiwa manusia dikorbankan demi pelaksanaan Pilkada 2020.

Haedar menyampaikan, Muhammadiyah sudah memberi pandangan agar Pilkada diikaji ulang dengan solusi penundaan. Alasannya, kegiatan massal seperti Pilkada selalu menjadi rantai penularan yang rawan.

"Kewajiban semua pihak itu ikhtiar, setidaknya mencegah wabah agar tidak makin meluas karena adanya kegiatan yang melibatkan massa. Bila pemerintah, DPR, dan KPU tetap melaksanakan sesuai jadwal tentu merupakan keputusan otoritatif mereka, siapa yang dapat mencegah," kata Haedar pada Republika, Rabu (23/9).

Haedar menyebut, tugas Muhammadiyah selesai dengan penyampaian usulan penundaan Pilkada dalam hal dakwah. Namun dalam tindakan, Muhammadiyah terus berbuat yang bermanfaat bagi masyarakat luas untuk menangani Covid-19.

"Demokrasi penting, tetapi keamanan jiwa manusia Indonesia lebih penting lagi. Bukankah tingkat prosentase kematian akibat Covid di negeri ini termasuk tinggi, bahkan untuk tenaga kesehatannya tertinggi dari negara-negara lain. Itulah keprihatinan Muhammadiyah," ujar Haedar.

Haedar berharap, pemerintah tak sekedar meniru negara lain dalam hal memaksakan pelaksanaan Pilkada. Namun, pemerintah sebaiknya juga meniru keberhasilan negara-negara itu dalam penanganan Covid-19.

"Pemerintah sudah siap menyelenggarakan pemilukada di masa pandemi dengan meniru Singapura, Jerman, Perancis, dan Korea Selatan. Negara-negara tersebut dikenal maju dan berstandar tinggi dalam hal peran pemerintahnya, penegakkan hukumnya, sistem kesehatannya, dan disiplin masyarakatnya. Semoga Indonesia sebagus negara-negara maju tersebut dalam dalam menangani dan mengendalilan Covid-19," ucap Haedar.

Menko Polhukam Mahfud MD mengumumkan, bahwa Pilkada 2020 tidak ditunda dengan dalih kepentingan penyaluran hak konstitusi rakyat. Keputusan itu diambil Mahfud MD setelah rakor bersama Kemendagri, sekjen parpol, KPU, Bawaslu.


Berita Terkait
  • Pilkada Dua Kabupaten di Sulsel Ini Diikuti Calon Tunggal
  • KPU: Early Voting di Pilkada tak Diatur UU
  • 31 Paslon Ditetapkan Jadi Peserta Pilkada di WIlayah Papua
Berita Lainnya
  • Dokumentasi Ibnu Hajar Al-Asqalani Ihwal Wabah: Dari Jin?
  • Kementan Dorong Registrasi Kebun Sesuai Ketentuan GAP

Pilkada 2020, PP Muhammadiyah: Jiwa Manusia Lebih Penting

Pilkada 2020, PP Muhammadiyah: Jiwa Manusia Lebih Penting

Pilkada 2020, PP Muhammadiyah: Jiwa Manusia Lebih Penting

Pilkada 2020, PP Muhammadiyah: Jiwa Manusia Lebih Penting

Pilkada 2020, PP Muhammadiyah: Jiwa Manusia Lebih Penting

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya