0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pilkada Lanjut, Pemerintah Enggan Terbitkan Perppu

Republika Online
Republika Online - Tue, 22 Sep 2020 10:31
Dilihat: 44
Pilkada Lanjut, Pemerintah Enggan Terbitkan Perppu

JAKARTA -- Undang-Undang (UU) tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang berlaku saat ini hanya mengatur tata cara pemilihan dalam kondisi normal, sehingga dinilai berpotensi menimbulkan kerumunan massa dan risiko penyebaran Covid-19. Namun, pemerintah enggan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pilkada yang mengatur mekanisme pelaksanaan pemilihan di tengah pandemi Covid-19.

"Untuk mencegah kerumunan tidak harus dengan Perppu," ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi II DPR RI, Senin (21/9).

Menurut dia, selain ada Peraturan KPU (PKPU) Nomor 10 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pilkada serentak lanjutan dalam kondisi bencana nonalam Covid-19, ada sejumlah peraturan di luar rezim pemilihan yang dapat digunakan untuk mengantisipasi kerumunan massa. Instansi terkait seperti kepolisian, TNI, Satpol PP, serta Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) dapat dilibatkan dalam penyelenggaraan pilkada tahun ini.

"Juga dengan undang-undang yang banyak sekali termasuk undang-undang lalu lintas, peraturan ketertiban umum," kata Tito.

Ia menuturkan, terkait usulan penerbitan Perppu untuk menambah durasi waktu pemungutan suara imbas penerapan protokol kesehatan, dapat menggunakan cara lain. Penyelenggara dapat menambah jumlah bilik suara dalam satu tempat pemungutan suara (TPS), memperluas TPS, bahkan penambahan TPS itu sendiri.

Sebelumnya, dalam kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu RI Abhan Abhan menyebutkan, pada saat simulasi pemungutan suara, rata-rata satu pemilih menghabiskan waktu empat menit untuk menyelesaikan pencoblosan. Jika empat menit dikali jumlah maksimal pemilih dalam satu TPS 500 orang dengan minimal tiga bilik suara, maka pemungutan suara membutuhkan waktu lebih dari enam jam.

Sementara, UU Pilkada menentukan, pemungutan suara berlangsung mulai pukul 07.00 sampai 13.00. Penambahan waktu juga sebagai upaya menghindari penumpukan pemilih dalam satu waktu.

"Ini saya kira yang nanti seandainya perlu payung hukum Perppu dalam mengatur hal-hal yang sifatnya teknis," kata Abhan.

Selain itu, Bawaslu mengharapkan terdapat regulasi tegas dan sanksi yang jelas terkait pelaksanaan tahapan yang berpotensi melibatkan banyak orang seperti kampanye, pungut hitung, dan sebagainya. Sebab, ada kekosongan hukum dalam UU Pilkada saat ini.

Jika tidak diatur melalui UU, kata Abhan maka KPU juga tentu tidak akan berani menerapkannya di PKPU. Sebab, legalitasnya pasti akan dipertanyakan karena melampaui ketentuan UU Pilkada.

"Tentu kalau ini mau ditempuh untuk menghilangi apa potensi kerumunan masa tentu harus ada payung hukum dan payung hukum yang paling cepat adalah Perppu," tutur Abhan.

Sementara itu, DPR, pemerintah, dan penyelenggara bersepakat tidak menunda Pilkada 2020. Pemungutan suara serentak di 270 daerah akan tetap dijadwalkan pada 9 Desember 2020 mendatang.


Berita Terkait
  • Fraksi PKS Desak Pemerintah Keluarkan Perppu Pilkada
  • MPR: Dilarang Pengumpulan Massa Saat Kampanye Pilkada
  • Paslon Positif Covid-19 Kebagian Nomor Urut Sisa
Berita Lainnya
  • Spanyol Catat Lebih dari 31 Ribu Kasus Baru Covid-19
  • Menularkan Covid-19 pada Orang Lain di Mata Islam

Pilkada Lanjut, Pemerintah Enggan Terbitkan Perppu

Pilkada Lanjut, Pemerintah Enggan Terbitkan Perppu

Pilkada Lanjut, Pemerintah Enggan Terbitkan Perppu

Pilkada Lanjut, Pemerintah Enggan Terbitkan Perppu

Pilkada Lanjut, Pemerintah Enggan Terbitkan Perppu

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya