0
Thumbs Up
Thumbs Down

PKB: Tak Usah Terburu-buru Susun Kabinet

Republika Online
Republika Online - Fri, 18 Oct 2019 17:35
Dilihat: 23
PKB: Tak Usah Terburu-buru Susun Kabinet

JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meminta Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) tak tergesa dalam proses penyusunan Kabinet Kerja Jilid II. Menimbang beratnya tantangan lima tahun kedepan serta kompleksitas tarikan kepentingan politik saat ini ada baiknya penyusunan kabinet dilakukan secara cermat.

"Kami menilai ada baiknya proses penyusunan kabinet dilakukan dengan tidak tergesa dan mempertimbangkan segala aspek baik kapasitas, kapabilitas calon pembantu presiden maupun pertimbangan politisi terkait soliditas kabinet selama lima tahun bekerja," ujar Jubir DPP PKB Syaiful Huda, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (17/10).

Huda menjelaskan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 39/2008 tentang Kementerian Negara disebutkan jika Presiden terpilih mempunyai waktu selama 14 hari sejak dilantik untuk membentuk kabinet pemerintahan. Dengan adanya rentang waktu tersebut maka sudah seharusnya Presiden tidak perlu tergesa dalam menentukan para pembantunya.

"Akan lebih baik waktu tersebut dimanfaatkan secara seksama sehingga kabinet yang terbentuk betul-betul menjawab tantangan berat pemerintah dalam lima tahun mendatang," katanya.

Politisi muda asal Jawa Barat ini menyebutkan beberapa tantangan berat yang harus dihadapi oleh pemerintah adalah adanya ancaman resesi global. Kondisi ini menuntut antispasi secara menyeluruh baik dari sector ekonomi, kesra, hingga politik.

"Guncangan ekonomi akibat perang dagang antara Cina-Amerika diprediksi Bank Dunia akan memicu pelambatan pertumbuhan di kawasan Asia-Pasifik. Kondisi ini pasti akan berdampak pada penurunan daya beli masyarakat yang akan memicu penurunan produktivitas sehingga ancaman pengangguran nyata adanya," katanya.

Di bidang politik, lanjut Huda merapatnya hampir semua kekuatan politik ke kekuasaan akan menimbulkan komplikasi politik tersendiri. Ketidakseimbangan kekuatan koalisi pendukung pemerintah dan koalisi oposisi berpotensi melemahkan pengawasan.

Selain itu, kata dia, dibutuhkan manajemen konfik yang kuat sehingga Tarik-menarik kepentingan politik tidak menganggu kinerja kabinet. "Tantangan-tantangan tersebut membutuhkan figur kuat di kabinet, sehingga proses memilih mereka harus dilakukan secara seksama dan sekali lagi tidak perlu terburu-buru," pungkasnya.

Dalam beberapa kesempatan Jokowi sebagai Presiden terpilih menyatakan bahwa proses pembentukan kabinet telah rampung. Susunan kabinet tersebut akan diumumkan secepatanya seusai pelantikan. Bahkan Jokowi menegaskan pengumuman kabinet bisa dilakukan malam usai pelantikan atau paling lambat sehari setelah pelantikan.

Berita Terkait
  • Masinton Ungkap Empat Kriteria Menteri Ideal
  • Lobi - Lobi Komposisi dan Pimpinan AKD DPR Alot
  • Jokowi Akui Baru Kali Ini Bisa Bersantai dengan Para Menteri
Berita Lainnya
  • Pimpinan MPR Temui JK
  • Kegentingan Setelah UU KPK Versi Revisi Berlaku Hari Ini

PKB: Tak Usah Terburu-buru Susun Kabinet

PKB: Tak Usah Terburu-buru Susun Kabinet

PKB: Tak Usah Terburu-buru Susun Kabinet

PKB: Tak Usah Terburu-buru Susun Kabinet

PKB: Tak Usah Terburu-buru Susun Kabinet

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya