0
Thumbs Up
Thumbs Down

Polisi Dalami Laporan Balik Perbekel Tamblang

Nusabali
Nusabali - Sat, 24 Oct 2020 10:42
Dilihat: 47
Polisi Dalami Laporan Balik Perbekel Tamblang
Satreskrim Polres Buleleng tengah mendalami laporan dugaan pencemaran nama baik dan pengancaman melalui media sosial Facebook ini. Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto membenarkan pelaporan balik Perbekel Made Diarsa terhadap Jro Mangku Arsadia atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Saat ini, penyidik masih mengumpulkan barang bukti sebagai tindak lanjut atas laporan yang dilayangkan Made Diarsa 16 Oktober lalu.

"Kami telah menerima laporan atas nama Made Diarsa sebagai terlapor Jro Mangku Ketut Arsadia. Anggota kami telah melakukan pendalaman atas laporan tersebut," ungkap AKP Vicky, Jumat (23/10) siang saat dikonfirmasi seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa.

Laporan Made Diarsa diajukan dalam bentuk pengaduan masyarakat (dumas) yang disampaikan dengan Nomor laporan STP/91/X/2020/RESKRIM. Dalam laporan tersebut, pelapor yakni Made Diarsa juga menyerahkan dua alat bukti yakni berupa tangkapan layar postingan dan saksi-saksi.

AKP Vicky menuturkan, laporan dumas itu telah dilakukan pendalaman sesuai prosedur. Sejumlah bukti masih didalami untuk menemukan unsur pidana sesuai dengan laporan yang diterima. "Karena laporan itu masih dalam bentuk dumas, maka kami harus melakukan pendalaman sesuai prosedur. Yang jelas, setiap laporan baik itu dalam bentuk dumas akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku," katanya

"Jika nanti dalam proses penyelidikan, ditemukan adanya unsur pidana bisa saja kasus itu dilanjutkan ke tahap penyidikan," tandas AKP Vicky.

Sebelumnya, pasca ditetapkan sebagai tersangka dan menghuni ruang tahanan Mapolres Buleleng atas dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial oleh Jro Mangku Ketut Arsadia yang merupakan warganya sendiri, Perbekel Made Diarsa balok melaporkan Jro Arsadia atas dugaan pelanggaran hukum yang sama.

Berbagai upaya damai sejatinya sudah ditempuh keluarga Perbekel atau pihak perangkat desa Tamblang. Namun Jro Arsadia disebut tidak menggubris permohonan maaf itu. Perseteruan antara dua tokoh penting di Desa Tamblang ini pun dibawa ke ranah hukum

Akhirnya, Diarsa melalui kuasa hukumnya, Nyoman Sunarta balik melaporkan Jro Arsadia atas dugaan pencemaran baik dan pengancaman melalui media sosial. Jro Arsadia dilaporkan atas dugaan melanggar Pasal 29 UU ITE tentang Pengancaman melalui Medsos yang ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.*cr75
Sumber: Nusabali

Polisi Dalami Laporan Balik Perbekel Tamblang

Polisi Dalami Laporan Balik Perbekel Tamblang

Polisi Dalami Laporan Balik Perbekel Tamblang

Polisi Dalami Laporan Balik Perbekel Tamblang

Polisi Dalami Laporan Balik Perbekel Tamblang

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya