0
Thumbs Up
Thumbs Down

Polisi Pastikan 4 Korban Tewas 21-22 Mei karena Peluru Tajam

Republika Online
Republika Online - Mon, 17 Jun 2019 16:40
Dilihat: 16
Polisi Pastikan 4 Korban Tewas 21-22 Mei karena Peluru Tajam

JAKARTA -- Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra memastikan empat dari sembilan korban yang tewas saat kericuhan 21-22 Mei 2019 dipastikan karena peluru tajam.

Empat korban tewas lainnya juga diiindikasikan kuat meninggal karena peluru tajam dan satu korban tewas disebabkan kekerasan benda tumpul.

"Hasilnya bahwa empat korban itu jelas itu merupakan korban meninggal karena adanya peluru tajam," tutur Asep Adi Saputra di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Senin (17/5).

Asep menambahkan, dari delapan korban tewas karena peluru tajam, tidak ditemukan tembakan ganda. Semua meninggal akibat satu tembakan.

Menurut Asep, dari sembilan korban tewas, hanya empat yang dilakukan autopsi di Rumah Sakit Polri Said Sukanto. Ini lantaran lima korban lainnya langsung diambil pihak keluarga setelah dilakukan visum luar oleh rumah sakit lainnya.

Aksi 22 Mei. Sejumlah massa melakukan pembajakan sebuah mobil pemadam kebakaran di jalan Kemanggisan Utama, Slipi Jaya, Jakarta, Kamis (23/5).


Sementara dua proyektil yang diambil dari dua tubuh korban tewas hingga saat ini masih dilakukan uji balistik.

Sebelumnya Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menyoroti pihak kepolisian yang dinilai luput menjelaskan kepada publik terkait korban jiwa serta pelaku penembakan yang mengakibatkan tewasnya sejumlah warga pada kericuhan 22 Mei saat konferensi pers Selasa (11/6).

"Alih-alih menunjukkan perkembangan penyidikan tentang penyebab korban tewas dan pelaku yang harus bertanggungjawab, narasi yang disampaikan polisi hanya soal rencana pembunuhan dalam aksi 22 Mei," ujar Usman.


Lantaran hal itu, sejumlah keluarga korban yang ditemui Amnesty International Indonesia merasa kecewa karena tidak ada pengungkapan pelaku pembunuhan untuk kemudian dibawa ke pengadilan. "Ini menyakitkan bagi keluarga korban yang hari ini berharap polisi mengumumkan ke publik siapa yang melakukan penembakan kepada korban," kata Usman.

Berita Terkait
  • Pengacara Sebut Kivlan Akui Terima Uang dari Habil Marati
  • Wiranto Maafkan Kivlan, Tapi tak Bisa Intervensi Hukum
  • Kivlan Kembali Diperiksa, Kali Ini Saksi untuk Habil Marati
Berita Lainnya
  • Mahasiswa UM Ubah Lumpur Jadi Penyerap Logam Berbahaya
  • Ranieri Berharap yang Terbaik untuk Pelatih Roma Berikutnya

Polisi Pastikan 4 Korban Tewas 21-22 Mei karena Peluru Tajam

Polisi Pastikan 4 Korban Tewas 21-22 Mei karena Peluru Tajam

Polisi Pastikan 4 Korban Tewas 21-22 Mei karena Peluru Tajam

Polisi Pastikan 4 Korban Tewas 21-22 Mei karena Peluru Tajam

Polisi Pastikan 4 Korban Tewas 21-22 Mei karena Peluru Tajam

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri