0
Thumbs Up
Thumbs Down

Polisi tak Lakukan Penahanan Terhadap Jack Boyd Lapian

Republika Online
Republika Online - Thu, 02 Jul 2020 22:53
Dilihat: 47
Polisi tak Lakukan Penahanan Terhadap Jack Boyd Lapian

JAKARTA -- Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, Jack Boyd Lapian telah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh pendiri forum daring Kaskus, Andrew Darwis. Namun, usai pemeriksaan Jack Boyd Lapian tidak ditahan oleh pihak kepolisian.

"JBL (Jack Boyd Lapian) tadi sudah diperiksa di Subdit 4 Ditpidum Bareskrim Polri dari pukul 10.15 sampai 18.00 WIB diambil BAP tersangka. Ada 40 pertanyaan dan yang bersangkutan kooperatif dan tidak ditahan," katanya saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (2/7).

Awi melanjutkan, sementara Titi Sumawijaya Empel (TSE) yang juga sebagai tersangka dalam kasus yang sama tidak menghadiri panggilan dari Bareskrim Polri. Ia mengatakan, Titi tidak memenuhi panggilan dengan alasan sakit.

"Nanti pasti dijadwalkan ulang untuk dipanggil menghadap penyidik kembali," ucapnya.

Seperti diketahui, Mabes Polri menetapkan Jack Boyd Lapian (JBL) dan Titi Sumawijaya Empel (TSE) sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh pendiri forum daring Kaskus, Andrew Darwis pada 2019 lalu. Pihaknya menjerat hukum kepada mereka dengan pasal yang berbeda.

"JBL dan TSE statusnya dinaikkan dari saksi menjadi tersangka. Penyidik telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi sebanyak 14 orang dengan saksi ahli bahasa satu orang dan saksi ahli pidana satu orang," kata Awi, Selasa (30/6) lalu.

Penetapan status tersangka Jack dan Titi setelah pada (16/6) Subdit 4 Ditipidum Bareskrim Polri telah melaksanakan gelar perkara berdasarkan LP Nomor : LP/B/097/XI/2019/Bareskrim tanggal 13 November 2019 dengan pelapor Sdr. Andrew Darwis dan terlapor Sdr. JBL dan Sdri. TS Kedua tersangka dijerat dengan pasal yang berbeda.

JBL dijerat pasal 45 ayat 3 jo pasal 27 ayat 3 UU RI no 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik atau ITE. Sedangkan TSE dikenakan pasal 310 dan 311 KUHP.

Andrew Darwis melaporkan Jack Boyd Lapian dan Titi Sumawijaya Empel ke Bareskrim Polri pada penghujung tahun 2019. Laporan tersebut teregister dengan Nomor : LP/B/097/XI/2019/Bareskrim tgl 13 November 2019.

Abraham Srijaja, kuasa hukum Andrew mengatakan laporan tersebut dilakukan karena Jack dan Titi telah mencemarkan nama baik Andrew dengan menyebut Andrew telah melakukan pemalsuan dan pencucian uang.

Pelaporan dilakukan pihak Andrew Darwis karena tidak terima Titi Sumawijaya melaporkan Andrew ke Polda Metro Jaya atas dugaan pemalsuan dokumen dalam pinjam meminjam dengan jaminan sertifikat gedung di Jakarta Selatan.


Berita Terkait
  • Jack Boyd Lapian Penuhi Panggilan Sebagai Tersangka
  • Jack Lapian Tersangka Pencemaran Nama Baik Pendiri Kaskus
  • Polri Tetapkan Jack Lapian Tersangka Pencemaran Nama Baik
Berita Lainnya
  • Yuri: Disiplin Protokol Kesehatan Harus Jadi Perhatian Bers
  • Komisi IX DPR Desak Pembayaran Insentif Nakes Covid-19

Polisi tak Lakukan Penahanan Terhadap Jack Boyd Lapian

Polisi tak Lakukan Penahanan Terhadap Jack Boyd Lapian

Polisi tak Lakukan Penahanan Terhadap Jack Boyd Lapian

Polisi tak Lakukan Penahanan Terhadap Jack Boyd Lapian

Polisi tak Lakukan Penahanan Terhadap Jack Boyd Lapian

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya