0
Thumbs Up
Thumbs Down

Politikus Demokrat Sebut Yasonna Bohong Soal Harun Masiku

Republika Online
Republika Online - Thu, 20 Feb 2020 09:04
Dilihat: 82
Politikus Demokrat Sebut Yasonna Bohong Soal Harun Masiku

JAKARTA -- Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Benny Kabur Harman menyebut Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly telah melakukan pembohongan publik. Pembohongan yang dimaksud itu terkait keberadaan buron kasus suap Harun Masiku.

"Omongan Menkumham saat itu jelas merupakan sebuah pembohongan publik. Karena tidak sesuai dengan kenyataannya," ujar Benny di Kompleks Parlemen RI, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2).

Saat itu, Yasonna sempat menyebut Harun berada si luar negeri. Namun, pernyataan itu kemudian diralat lantaran Harun ternyata telah pulangke Indonesia.

Kerusakan sistem keimigrasian menjadi alasan Menkumham Yasonna terkait pernyataannya itu. "Kenyataannya beliau (Masiku) pada saat itu ada di sini. Menkumham bilang dia sudah lari ke luar negeri. Apa lagi? Masa itu nggak bohong. Apa namanya itu. Jangan dibolak balik ah," ujar dia.

Dalam kasus ini, Yasonna mencopot Dirjen Imigrasi Ronny Sompie yang dianggap bertanggung jawab atas keterlambatan sistem pencatatan keimigrasian. Bahkan, Yasonna membentuk tim investigasi untuk mengusut keterlambatan sistem itu.

Benny menilai, pembentukan sistem itu sekadar cari-cari alasan yang dilakukan oleh Yasonna. Tim tersebut disebut Benny dibentuk sekadar untuk membenarkan alibi-alibi Yasonna yang disebutnya tak masuk akal soal pernyataan keberadaan Harun.

"Oh sistem. Yang benar saja. Jangan cari-cari alasan. Tim investigasi itu jangan dipakai untuk membenarkan alibi-alibi yang menurut akal sehat tidak masuk di kepala, di akal sehat publik," ujar Benny.

"Bagaimanapun Yasonna, sudah jelas kok. Mau bohong-bohong lagi. Yasonna jelas melakukan pembohongan publik. Titik," kata dia kembali menambahkan.

Sebelumnya, Harun disebut Yasonna berada di luar negeri sejak 6 Januari 2020, hingga setelah KPK menetapkan tersangka pada 13 Januari 2020. Belakangan, Dirjen Imigrasi Ronny Sompie mengumumkan bahwa Harun ternyata sudah di Indonesia sejak 7 Januari 2020.

Ia mengatakan, ada delay pada sistem informasi keimigrasian. Pernyataan ini otomatis menyangkal pernyataan Yasonna sebelumnya. Ronny pun dicopot dari posisinya.

Yasonna mengatakan, Ronny dialihkan ke posisi fungsional menyusul dibentuknya tim independen. Tim Independen itu untuk menyelidiki kejanggalan dalam sistem pencatatan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta yang 'luput' mencatat kepulangan tersangka suap itu.


Berita Terkait
  • Politikus Demokrat Duga Harun Masiku Disembunyikan
  • Bantu KPK Cari Harun, Polisi Belum Temukan Jejak
  • Nasdem: Usut Penyebab Harun Masiku tak Terdata Masuk Bandara
Berita Lainnya
  • Thailand Temukan Enam Kasus Baru Virus Corona
  • Arena Bermain di IBF 2020 Bisa Tampung 400 Anak

Politikus Demokrat Sebut Yasonna Bohong Soal Harun Masiku

Politikus Demokrat Sebut Yasonna Bohong Soal Harun Masiku

Politikus Demokrat Sebut Yasonna Bohong Soal Harun Masiku

Politikus Demokrat Sebut Yasonna Bohong Soal Harun Masiku

Politikus Demokrat Sebut Yasonna Bohong Soal Harun Masiku

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya