0
Thumbs Up
Thumbs Down

Politisi Gerindra: Duet Mega-Prabowo Nggak Mungkin

Republika Online
Republika Online - Mon, 14 Jun 2021 13:37
Dilihat: 181
Politisi Gerindra: Duet Mega-Prabowo Nggak Mungkin

JAKARTA -- Politisi partai Gerindra, Arief Poyouno, mencermati sinyal kedekatan Prabowo Subianto dan Megawati Sukarnoputri yang kembali mencuat. Menurutnya, tak mungkin duet Mega-Prabowo bakal kembali terjadi di Pilpres 2024.

Arief mengungkapkan, peluang kembali bertarung di Pilpres bagi Prabowo sangat memungkinkan. Apalagi ia memantau sudah ada sinyal kuat dari PDI Perjuangan untuk berkoalisi. Hanya saja, dia pesimis, duet Mega-Prabowo bakal muncul

"Duet Mega-Prabowo sangat nggak mungkin sebab ibu Mega sendiri tidak punya ambisi ke arah sana. Jadi, saya rasa Prabowo-Puan paling tepat," kata Arief kepada Republika, Senin (14/6).

Arief mendasarkan dugaannya soal duet Prabowo-Puan dengan pertimbangan politik strategis. Menurutnya, sulit bagi Prabowo untuk legowo maju di Pilpres 2024 sebagai Cawapres meski suara Gerindra di bawah PDIP. Sehingga, dia berharap, pihak PDIP lah yang ikhlas mengusung Puan di posisi Cawapres.

"Kriteria Cawapres Prabowo yang paling pas ya Puan Maharani. Prabowo yang pasti akan jadi capres yang pasti tidak lagi akan mau jadi cawapres," ujar Arief

Di sisi lain, Arief mengakui, kemunculan rival potensial Prabowo di Pilpres 2024. Oleh karena itu, menurutnya, Prabowo tetap harus waspada walau selalu unggul di berbagai survei.

"Kalau hasil surveinya masih 21 persenan dan belum mendekati 40-50 persen sulit untuk menang nanti, apalagi tokoh tokoh muda seperti Airlangga Hartarto Ganjar Pranowo, Anies Baswedan sudah bermunculan yang ke publik sebagai bakal calon capres 2024 menurut beberapa lembaga survei," ucap Arief.

Selain itu, Arief menilai, penting bagi Prabowo untuk segera mengamankan suara di berbagai kelompok pemilih. Dengan demikian, maka Prabowo tak hanya mengandalkan basis pemilih loyalnya saja.

"Belum terlihat apakah Prabowo sudah merangkul segmen pemilih lainnya selain pemilih loyalnya ya," sebut Arief.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, unggul dalam survei terbaru yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk 'Partai Politik dan Calon Presiden: Sikap Pemilih Pasca 2 Tahun Pemilu 2019'. Dalam simulasi semi terbuka dengan 42 nama, Prabowo unggul dengan 21,5 persen.

Survei ini dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan jumlah responden sebanyak 1220. Margin of error survei di angka +- 3,05 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Pengambilan data di lapangan dilakukan pada 21-28 Mei 2021.


Berita Terkait
  • Pengamat: Duet Prabowo-Puan Hasilkan Nuansa Baru
  • Survei: Ganjar Tetap Unggul Meski tidak Didukung PDIP
  • Infografis Belum Ada Capres Dominan dalam Survei
Berita Lainnya
  • Dubes Georgia Sambangi Markas PDIP
  • Sperma Tikus Dibawa ke Luar Angkasa, Apa yang Terjadi?

Politisi Gerindra: Duet Mega-Prabowo Nggak Mungkin

Politisi Gerindra: Duet Mega-Prabowo Nggak Mungkin

Politisi Gerindra: Duet Mega-Prabowo Nggak Mungkin

Politisi Gerindra: Duet Mega-Prabowo Nggak Mungkin

Politisi Gerindra: Duet Mega-Prabowo Nggak Mungkin

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya