0
Thumbs Up
Thumbs Down

Polri Gelar Perkara Tetapkan Tersangka Kebakaran Kejakgung

Republika Online
Republika Online - Fri, 23 Oct 2020 13:52
Dilihat: 39
Polri Gelar Perkara Tetapkan Tersangka Kebakaran Kejakgung

JAKARTA -- Penyidik Polri melakukan gelar perkara secara internal terkait kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejakgung) sebelum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Sebelumnya pada Rabu (21/10), penyidik Polri sudah lebih dulu menggelar ekspose bersama jaksa dari Kejakgung.

"Sudah gelar perkara (pagi ini)," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Ferdy Sambo saat dihubungi di Jakarta, Jumat (23/10).

Sambo mengatakan, gelar perkara tersebut dihadiri oleh tim gabungan penyidik, baik dari Dittipidum Bareskrim Polri, Dit Krimum Polda Metro Jaya, Biro Wassidik, Itwasum Polri, Divisi Hukum Polri, Divisi Propam Polri dan Kapuslabfor Polri. Ia berujar hasil gelar perkara itu akan segera disampaikan ke publik melalui konferensi pers.

Proses penyelidikan hingga penyidikan kasus kebakaran Gedung Utama Kejakgung memakan waktu dua bulan. Dari hasil penyelidikan, Bareskrim Polri menyimpulkan bahwa sumber api bukan disebabkan adanya hubungan arus pendek listrik melainkan diduga karena open flame (nyala api terbuka).

Api berasal dari lantai 6 Ruang Rapat Biro Kepegawaian Kejakgung, kemudian api dengan cepat menjalar ke ruangan dan lantai lain karena diduga terdapat cairan minyak yang mengandung senyawa hidrokarbon serta kondisi gedung yang hanya disekat oleh bahan yang mudah terbakar seperti gipsum, lantai parket, panel HPL dan bahan mudah terbakar lainnya.



Tim penyidik gabungan Polri sejauh ini telah meminta keterangan para ahli kebakaran dari IPB (Institut Pertanian Bogor) dan UI (Universitas Indonesia), ahli hukum pidana dari UI, Usakti (Universitas Trisakti) dan UMJ (Universitas Muhammadiyah Jakarta) serta ahli dari Puslabfor dalam penyidikan kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung.

Jaksa Agung Muda Pidana Umum (JAM Pidum) Kejakgung Fadil Zumhana mengatakan, setelah gelar perkara bersama penyidik Polri pada Rabu (21/10), diperoleh adanya unsur kelalaian, bukan kesengajaan pada peristiwa tersebut. Menurut Fadil, kesimpulan itu diambil berdasarkan temuan alat bukti di lapangan.

Penyidik Polri telah berjanji menangkap pelaku yang diduga menyebabkan kerugian hingga Rp1,2 triliun atas peristiwa kebakaran yang terjadi pada Sabtu 22 Agustus 2020 petang itu.


Robot pemadam kebakaran - (republika)
Berita Terkait
  • Polri Bantah Ada Perubahan Pasal Kasus Kebakaran Kejagung
  • 'Penyidikan Terbakarnya Gedung Kejakgung Harus Transparan'
  • Kejakgung Lanjutkan Penyidikan Kasus Korupsi Dana Hibah KONI
Berita Lainnya
  • Wanita di Mobil Terbakar Dibunuh, Motifnya Utang Bisnis Ayam
  • Polri Gelar Perkara Tetapkan Tersangka Kebakaran Kejakgung

Polri Gelar Perkara Tetapkan Tersangka Kebakaran Kejakgung

Polri Gelar Perkara Tetapkan Tersangka Kebakaran Kejakgung

Polri Gelar Perkara Tetapkan Tersangka Kebakaran Kejakgung

Polri Gelar Perkara Tetapkan Tersangka Kebakaran Kejakgung

Polri Gelar Perkara Tetapkan Tersangka Kebakaran Kejakgung

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya