0
Thumbs Up
Thumbs Down

Polri: Tolak Pembubaran Kerumuman Bisa Dipidana

Republika Online
Republika Online - Mon, 23 Mar 2020 15:24
Dilihat: 27
Polri: Tolak Pembubaran Kerumuman Bisa Dipidana

JAKARTA - Polri menyatakan tidak segan untuk membubarkan kerumunan masyarakat dalam kaitan pencegahan penularan wabah Covid-19. Bila masyarakat menolak atau melawan aparat, Polri mengancam bakal menjerat dengan pasal pidana.

Kepala Divis Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Mohammad Iqbal mengatakan, pembubaran massa mencegah penularan Covid-19 itu sesuai sesuai maklumat Kapolri yang keluar pada pekan sebelumnya. Ia pun mengingatkan adanya ancaman pidana bila masyarakat tak mematuhi himbauan untuk tidak berkumpul.

"Apabila ada masyarakat yang membandel yang tidak mengindahkan perintah personil yang bertugas untuk kepentingan negara, untuk kepentingan masyarakat bangsa negara. Kami akan proses hukum dengan pasal 212 KUHP, 216 KUHP dan 218 KUHP," kata Iqbal dalam konferensi pers pada Senin (23/3).

Ia menyebut, sebelum Polri menerapkan pasal pidana, Polri akan terlebih dahulu mengedepankan upaya dialog dengan masyarakat. Polri memberikan imbauan agar masyarakat membubarkan diri dan tetap di rumah saja mengikuti himbauan dari pemerintah untuk memutus rantai penularan Covid-19.

Yang harus ditekankan, kata Iqbal, Polri tidak ingin adanya kerumunan menyebabkan penyebaran Covid-19 makin bertambah. Maka itu, Polri akan melakukan pembubaran bila perlu.


"Tapi ingat bahasa persuasif humanis tetap kami kedepankan dahulu. Dengan konsekuensi apapun kami tetap maksimal. Tugas kami selaku pelindung, dan pengayom masyarakat guna terpeliharanya kamtibmas," ujar Iqbal.

Berita Terkait
  • Bupati Muba Cek Kesiapan RSUD Sekayu Tangani Pasien Corona
  • Kurangi Kepanikan, Rumah Zakat Undang Dokter Beri Edukasi
  • RSAS Siapkan 20 Tempat Tidur untuk Pasien Corona
Berita Lainnya
  • Ini Cara Baru Barcelona Bisa Datangkan Kembali Neymar
  • Barcelona Siap Lepas Griezmann demi Lautaro Martinez

Polri: Tolak Pembubaran Kerumuman Bisa Dipidana

Polri: Tolak Pembubaran Kerumuman Bisa Dipidana

Polri: Tolak Pembubaran Kerumuman Bisa Dipidana

Polri: Tolak Pembubaran Kerumuman Bisa Dipidana

Polri: Tolak Pembubaran Kerumuman Bisa Dipidana

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya