0
Thumbs Up
Thumbs Down

Profil Tim Unggulan di Copa Amerika 2019

Football5star
Football5star - Fri, 14 Jun 2019 22:51
Dilihat: 169

Football5star.com, Indonesia - Copa Amerika 2019 akan memulai kick off pada Sabtu (15/6/2019). Pada ajang tahun ini Brasil berkesempatan menjadi tuan rumah.

Penunjukan Ini tentu menjadi keuntungan tersendiri untuk mereka. Pasalnya anak asuh Tite selama ini selalu masuk dalam bursa juara Copa Amerika. Bukan tanpa alasan memang jika Negeri Samba selalu menjadi kandidat juara mengingat mereka dikenal sebagai tim unggulan.

Walau begitu Brasil bukanlah satu-satuya tim unggulan padaturnamen kali ini. Setidaknya ada tiga negara lain yang berpotensi menjegalpemegang delapan gelar Copa Amerika ini. Mereka adalah Argentina, Uruguay, danKolombia.

Untuk itu Football5star.com sudah merangkum profil dari keempat tim unggulan di ajang paling bergengsi di daratan Amerika Latin tersebut.

  • Brasil
@BGT_ENG

Menjadi tuan rumah atau tidak, haram hukumnya jika tidak menyertakan nama Brasil sebagai tim unggulan. Mereka bukan hanya sudah dikalungi delapan gelar Copa saja, tapi juga selalu dianugerahi talenta-talenta terbaik tiap tahunnya.

Kali ini Tim Samba hadir di Copa Amerikadengan membawa banyak pemain muda. Yang mencuri perhatian tentu saja duadebutan seperti Richarlison dan David Neres yang pada musim 2018-2019mencatatkan penampilan impresif bersama Everton dan Ajax Amsterdam.

Bahkan Tite sepertinya tidak ambil pusingdengan cedera yang menimpa Neymar. Ia sudah menemukan sosok ideal sebagaipengganti bintang Paris Saint-Germain tersebut dalam diri Richarlison.

Hal ini dibuktikan striker Everton ituketika mampu mencetak tiga gol dalam dua pertandingan uji coba terakhir.Kekuatan juara Piala Dunia lima kali itu pun tidak hanya terletak di linidepannya saja.

Di lini belakang Tite sepertinya bisa menutup mata saat menentukan pemain. Ya, di posisi penjaga gawang dia mempunyai dua kiper terbaik Liga Inggris, Alisson Becker dan Ederson Moraes. Sementara di posisi bek ada duet maut David Luiz dan Thiago Silva.

Skuat lini tengah lebih mengerikan lagi. Melimpahnyagelandang top Brasil bahkan memaksa Tite untuk tidak menyertakan gelandangandalan Liverpool, Fabinho, dalam 23 pemain yang ia bawa.

Fernandinho, Allan, Arthur, Lucas Paqueta,hingga Philippe Coutinho menjadi bukti betapa mengerikannya lini tegah timnasBrasil pada Copa Amerika 2019 ini. Bisa ditebak pula jika sang pelatih akanpusing tujuh keliling dalam menentukan tiga gelandang ideal yang dibutuhkandalam skema 4-3-3 andalannya.

Jika melihat dari skuat dan faktor tuanrumah yang dimiliki Tim Samba, Copa Amerika kali ini bisa menjadi pelepasdahaga mereka yang sudah puasa gelar sejak 2007 silam. Tidak ada alasan lagibagi Thiago Silva dkk untuk gagal kesekian kalinya

  • Argentina
foxsports.com

Jika tuan rumah sedang dalam motivasi tinggi, hal berbeda justru dialami musuh bebuyutan mereka, Argentina. Ya, sejak gagal total di Piala Dunia 2019, Albiceleste belum juga bangkit dari keterpurukan.

Perpindahan nahkoda dari Jorge Sampaoli keLionel Scaloni juga belum membuat performa Lionel Messi dkk berubah. Kendati mampumeraih dua kemenangan dari tiga pertandingan di sepanjang tahun 2019 ini,permainan mereka belum benar-benar membaik.

Bisa juga dikatakan bahwa dua kemenanganitu hanya mampu diraih melawan tim yang kualitasnya berada jauh di bawahmereka. Messi dan kolega hanya mampu menang 1-0 atas Maroko dan mempecundangiNikaragua 5-1.

Tapi ketika melawan tim yang levelnya lebihbaik dari dua negara di atas Albiceleste justru keok. Laga tandang ke Venezuelamenjadi bukti bahwa tim ini masih belum siap menyambut Copa Amerika. Bagaimanatidak, mereka takluk 1-3 di Caracas.

Masalah Argentina tentu bukan hanya darisisi pelatihnya saja. Dari segi pemain juara 14 kali Copa Amerika ini terbilangmemprihatinkan. Mari sejenak kita kesampingan nama Lionel Messi yang kembalimenjadi tumpuan utama tim.

Tiga penjaga gawang yang dimiliki Argentinatidak memiliki pengalaman mumpuni di tingkat internasional. Kiper utama mereka,Juan Musso, hanya bermain untuk klub papan bawah Serie A, Udinese. Sedangkan kiperkedua, Franco Armani, dan kiper ketiga, Agustin Marchesin, hanya bermain diLiga Argentina dan Liga Meksiko.

Namun, sekali pun kekuatan tim secarakeseluruhan terbilang biasa-biasa saja, Argentina tetaplah Argentina. Mereka punyasejarah mentereng di Copa Amerika dengan memenangkan 14 gelar. Selain itu didua edisi terakhir Sergio Aguero dkk selalu mampu menembus babak final.

  • Uruguay
fifa.com

Kompetisi Copa Amerika menjadi bukti kebesaran Uruguay selama ini. Ya, dari 10 negara yang ada di Amerika Selatan, merekalah pemegang trofi terbanyak dengan 15 gelar. Status ini didapat ketika Luis Suarez dkk meraih trofi pada 2011 lalu dengan mengalahkan Paraguay 3-0 yang berlangsung di Argentina.

Kemenangan itu sekaligus menasbihkanUruguay sebagai pemegang gelar terbanyak setelah sebelumnya status mereka samadengan Argentina.

Kini La Celeste datang ke Brasil dengan gabungan pemain senior dan junior. Peraih trofi 2011 seperti Fernando Muslera, Diego Godin, Sebastian Coates, Martin Caceres, Edinson Cavani, dan Luis Suarez masih menjadi andalan Oscar Tabarez.

Tapi kali ini para veteran tersebut akanditopang oleh darah-darah muda yang ada dalam diri Rodrigo Bentancur, LucasTorreira, Jose Gimenez, dan Federico Valverde. Bahkan dari dua tim di atas,Uruguay bisa dikatakan sebagai tim yang paling solid.

Anggapan ini tak lepas dari sudah lamanyapara pemain bermain bersama untuk timnas. Ini menjadi keuntungan besar bagimereka karena para pemain sudah mengetahui karakternya masing-masing.

Begitupula dengan sosok pelatihnya. Ya, Oscar Tabarez sudah menukangi Edinson Cavani selama 13 tahun. Ia tentu mengetahui apa yang dibutuhkan para pemainnya di lapangan.

  • Kolombia
sportskeeda.com

Di antara Brasil, Argentina, dan Uruguay, prestasi Kolombia memang masih jauh di bawah mereka. Hal ini tak terlepas dari fakta yang mengatakan mereka baru sekali memenangi Copa Amerika. Trofi pertamanya itu pun bahkan sudah berumur 19 tahun karena diraih pada 2001 silam.

Kendati begitu tetap saja kita tidak boleh meremehkan Kolombia. Saat ini mereka bisa dikatakan sebagai negara Amerika Selatan yang menghasilkan talenta-talenta hebat dalam lima tahun terakhir.

Belum lagi berakhir masa keemasan JamesRodriguez dan Radamel Falcao, tim berjuluk Tricolor itu sudah memiliki pemaintenar lain dalam diri Juan Cuadrado, Luis Muriel, Yerry Mina, Davinson Sanchez,dan tentu saja bomber maut sekaliber Duvan Zapata.

Dengan nama-nama ini bukan tidak mungkin anak asuh Carlos Queroz akan mengguncang Brasil tahun ini. Kemungkinan itu bahkan sudah terlihat ketika di laga uji coba terakhir melawan Peru mereka menang tiga gol tanpa balas.

Peluang Kolombia untuk berbicara lebih banyak di Brasil semakin besar jika melihat capaian mereka di empat edisi terakhir Copa Amerika. Bagaimana tidak, mereka selalu sukses mencapai perempat final. Bahkan di edisi Centenario 2016 lalu tim yang saat itu masih diasuh Jose Pekerman mampu menempati peringkat ketiga.

More News on International
Profil Tim Unggulan di Copa Amerika 2019
Messi Ancaman Utama Bagi Brasil di Copa America 2019
Pelatih Australia Sudah Tak Sabar Ingin Bermain di Copa America


The post Profil Tim Unggulan di Copa Amerika 2019 appeared first on Football5star Berita Bola.

Sumber: Football5star

Profil Tim Unggulan di Copa Amerika 2019

Profil Tim Unggulan di Copa Amerika 2019

Profil Tim Unggulan di Copa Amerika 2019

Profil Tim Unggulan di Copa Amerika 2019

Profil Tim Unggulan di Copa Amerika 2019

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya