0
Thumbs Up
Thumbs Down

PSBB Diterapkan, Polri : Terus Lakukan Pembubaran Kerumunan

Republika Online
Republika Online - Tue, 07 Apr 2020 00:18
Dilihat: 24
PSBB Diterapkan, Polri : Terus Lakukan Pembubaran Kerumunan

JAKARTA-- Mabes Polri mengatakan, akan terus melakukan pembubaran kerumunan massa untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19). Hal ini tertuang sesuai surat Telegram Rahasia (TR) Nomor ST/1098/IV/HUK.7.1./2020 tertanggal 4 April 2020. Lalu, ditemukan kerumunan tersebut paling banyak di Jawa Timur. Sehingga, sekitar 3.000 masyarakat sepakat membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

"Kami akan terus melakukan pembubaran massa seperti beberapa kegiatan di Jawa Timur kami lakukan pembubaran. Seluruh Polda dan Polres bekerja sama dalam hal ini. Ketika mereka tidak mau dibubarkan kami bawa ke kantor polisi. Sekitar 3.000 masyarakat membuat pernyataan agar tidak mengulanginya lagi," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono dalam konferensi persnya di Gedung Graha BNPB, Senin (6/4).

Sebelumnya diketahui, Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan Surat Telegram Kapolri tentang potensi pelanggaran atau kejahatan yang mungkin terjadi selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) beserta pedoman penanganan kejahatan.

Penerbitan Surat Telegram Kapolri ini dikonfirmasi oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang menandatangani surat ini, mewakili Kapolri. "Iya benar. (Surat telegram diterbitkan) dalam rangka penanganan perkara dan pedoman pelaksanaan tugas selama masa pencegahan penyebaran Covid-19 dalam pelaksanaan tugas fungsi reskrim terkait PSBB," kata Komjen Sigit di Jakarta, Sabtu (4/4) malam.

Dalam surat telegram yang bernomor: ST/1098/IV/HUK.7.1/2020 tertanggal 4 April 2020 itu, disebutkan bahwa terdapat empat kemungkinan bentuk pelanggaran atau kejahatan. Yakni, kejahatan pada saat arus mudik atau kejahatan jalanan atau kerusuhan/penjarahan.

Kemudian perlawanan terhadap petugas yang sedang melaksanakan tindak penanggulangan wabah penyakit seperti menolak saat petugas membubarkan kerumunan massa, adanya pihak-pihak yang menghambat akses jalan dan adanya pihak-pihak yang tidak mematuhi protokol karantina kesehatan.


Berita Terkait
  • Dodi: Masker kain Muba Dibagikan Gratis untuk Warga
  • Solo Teken SE Wajib Pakai Masker
  • Anggota Satpol PP Wafat Usai Menguburkan Pasien Covid-19
Berita Lainnya
  • Tujuh WNI Sembuh Covid-19 di Singapura
  • Hukum Menggunakan Hand Sanitizer Beralkohol

PSBB Diterapkan, Polri : Terus Lakukan Pembubaran Kerumunan

PSBB Diterapkan, Polri : Terus Lakukan Pembubaran Kerumunan

PSBB Diterapkan, Polri : Terus Lakukan Pembubaran Kerumunan

PSBB Diterapkan, Polri : Terus Lakukan Pembubaran Kerumunan

PSBB Diterapkan, Polri : Terus Lakukan Pembubaran Kerumunan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya