0
Thumbs Up
Thumbs Down

Relawan Kotak Kosong di Raja Ampat Dianiaya Sekelompok Orang

okezone
okezone - Sun, 25 Oct 2020 16:15
Dilihat: 35
Relawan Kotak Kosong di Raja Ampat Dianiaya Sekelompok Orang

WAISAI - Sejumlah relawan Kotak Kosong (KOKO) dianiaya oleh sejumlah orang di dua tempat berbeda di Raja Ampat, Papua Barat pada Sabtu 24 Oktober dan Minggu (25/10/2020).

Tiga relawan KOKO yang dianiaya masing-masing, Amir Mudumi dan Bertus Manufandu, serta Sekretaris Tim Sosialisasi Kolom Kosong Noby Numberi, mereka dianiaya di Kampung Atkari Distrik Misool, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Ketiganya mengalami luka lebam pada bagian wajah dan kepala.

Ketua Relawan Kotak Kosong Raja Ampat, Charles Imbir menjelaskan Tim Sosialisasi Kolom Kosong atau Kotak Kosong Pilkada Kabupaten Raja Ampat Tahun 2020, pada Sabtu 24 Oktober tiba di Kampung Atkari Distrik Misool Utara untuk mensosialisasikan kotak kosong kepada warga kampung Atkari.

Baca Juga: Ketua KPU Balikpapan Positif Corona, Debat Publik Pilkada Ditunda

Tim kemudian mendapat serangan dari sekelompok orang yang diduga menolak sosialisasi Kolom Kosong di Kampung Atkari dan juga Kampung Wejim Distrik Kepulauan Sembilan, menggunakan parang, besi dan juga kayu.

"Kronologi kejadian, di mana sekitar pukul 23.15 WIT, setelah mengakhiri sosialisasi Kolom Kosong di kampung Atkari, Tim Sosialisasi Relawan Kolom Kosong yang didampingi Pengurus Aliansi Raja Ampat Bersatu (ARAB), mendapat serangan dari sekelompok orang," jelas Charles Imbir kepada Okezone, Minggu siang.

Tim Sosialisasi Kolom Kosong dianiaya saat sedang beristirahat untuk menikmati hidangan makan malam. "Kelompok yang menyerang Tim Sosialisasi Kolom Kosong menurut keterangan saksi yang ada di tempat kejadian perkara itu antara lain berinisial MD, SM, RB, LS, LE, HW, RU, FM, dan AJ," ujarnya.

Akibat serangan tersebut, menurut Imbir 2 (Dua) orang Relawan Tim Sosialisasi Kolom Kosong masing- masing, Amir Mudumi dan Bertus Manufandu, serta Sekretaris Tim Sosialisasi Kolom Kosong, Noby Numberi mengalami luka lebam.

Selain itu, menurut Charles, warga Kampung Atkari yang juga anggota PPS di Kampung Atkari bernama Muktar Lampelo yang rumahnya berada di depan tempat kejadian juga diserang dengan menggunakan parang. Dia nyaris ditikam menggunakan parang yang merobek seng penutup jendela rumahnya.

Baca Juga: Selingkuh di Pilkada, 5 Kader PDIP Dipecat

Setelah melakukan serangan tersebut, menurut Charles, para pelaku penyerangan melarikan diri menggunakan dua buah speedboat.


"Menurut penduduk setempat yang juga adalah saksi di tempat kejadian penyerang tersebut bahwa, pelaku penyerangan bukan merupakan penduduk Kampung Atkari, melainkan penduduk dari luar Kampung Atkari Distrik Misool Utara," ujarnya.

Sumber: okezone

Relawan Kotak Kosong di Raja Ampat Dianiaya Sekelompok Orang

Relawan Kotak Kosong di Raja Ampat Dianiaya Sekelompok Orang

Relawan Kotak Kosong di Raja Ampat Dianiaya Sekelompok Orang

Relawan Kotak Kosong di Raja Ampat Dianiaya Sekelompok Orang

Relawan Kotak Kosong di Raja Ampat Dianiaya Sekelompok Orang

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
harian pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya