0
Thumbs Up
Thumbs Down

Rencana Pembangunan Pemakaman Muslim Hiji Jepang Ditentang

Republika Online
Republika Online - Sun, 20 Sep 2020 04:55
Dilihat: 52
Rencana Pembangunan Pemakaman Muslim Hiji Jepang Ditentang

HIJI -- Di Jepang, areal pemakaman bagi penduduk Muslim sangat terbatas. Hanya ada tujuh areal pemakaman. Minimnya areal pemakaman ini pun kerap diwarnai penolakan penguburan karena dianggap dapat mencemari lingkungan.

Dilansir di South China Morning Post, Sabtu (19/9), minimnya lahan pemakaman bagi umat Muslim berarti beban berat bagi penduduk Muslim di negara itu. Karena jika hendak melakukan penguburan, para penduduk Muslim tak sedikit yang harus menempuh perjalanan jauh dari rumah mereka dengan biaya yang mahal.

Penduduk Hiji yang menolak pemakaman Muslim menilai pemakaman akan mencemari tanah dan air. Padahal hal ini telah dibantah oleh para pemimpin Muslim di Jepang, dimana kremasi lebih umum dilakukan.

Jepang sedang menunggu hasil pemungutan suara di kota Hiji untuk mengetahui apakah mereka memiliki tempat untuk menguburkan jenazah, meskipun petisi yang menentang proposal tersebut telah beredar di masyarakat. Penduduk lokal mengklaim tradisi Muslim mengubur tubuh, berlawanan dengan kremasi, menimbulkan ancaman bagi kesehatan masyarakat lokal karena kontaminasi tanah serta sumber air lokal yang digunakan untuk irigasi tanaman dan minum.

"Alasan ini tidak masuk akal," kata perwakilan pemimpin Muslim setempat.

Kepala Asosiasi Muslim Jepang (Beppu), Khan Muhammad Tahir Abbas, mengatakan, membangun masjid di Beppu sekitar 10 tahun yang lalu dan segera menyelesaikan proyek berikutnya, yakni pemakaman. Ia mencoba menemukan tempat di mana umat Islam dapat dimakamkan sesuai dengan aturan yang dianut umat Islam.

Adapun Beppu berjarak sekitar 13 kilometer dari Hiji, yakni di prefektur Oita, Kyushu. "Kami ke Kantor Kota Beppu berkali-kali untuk menanyakan apa yang perlu kami lakukan dan mereka tidak pernah menolak permintaan kami untuk memiliki kuburan, tapi mereka juga tidak pernah menerima kami," katanya.

Frustrasi atas kegagalan pejabat di Beppu mengatasi kekhawatiran mereka, asosiasi Muslim membeli sebidang tanah seluas 8.000 meter persegi di kota tetangga Hiji dengan tujuan membangun pemakaman khusus dengan 120 makam. Abbas, yang berasal dari Lahore di Pakistan tetapi telah tinggal di Jepang sejak 2001 dan merupakan profesor teknologi di Ritsumeikan Asia Pacific University itu berupaya mencari solusi untuk menyediakan areal pemakaman bagi Muslim di Jepang, termasuk Hiji.

https://www.scmp.com/week-asia/politics/article/3102080/japan-plan-dedicated-muslim-cemetery-hiji-faces-opposition


Berita Terkait
  • Muslim Jepang Krisis Lahan Pemakaman
  • Meski Populasi Naik, Muslim Jepang Kekurangan Pemakaman
Berita Lainnya
  • Rencana Pembangunan Pemakaman Muslim Hiji Jepang Ditentang
  • Bukti Ilmuwan Muslim Tak Cuma Plagiat Sains Barat

Rencana Pembangunan Pemakaman Muslim Hiji Jepang Ditentang

Rencana Pembangunan Pemakaman Muslim Hiji Jepang Ditentang

Rencana Pembangunan Pemakaman Muslim Hiji Jepang Ditentang

Rencana Pembangunan Pemakaman Muslim Hiji Jepang Ditentang

Rencana Pembangunan Pemakaman Muslim Hiji Jepang Ditentang

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya