0
Thumbs Up
Thumbs Down

Retribusi Pasar Yogyakarta Bisa Dibayar Melalui Aplikasi

Republika Online
Republika Online - Mon, 21 Oct 2019 09:52
Dilihat: 22
Retribusi Pasar Yogyakarta Bisa Dibayar Melalui Aplikasi

YOGYAKARTA -- Inovasi pelayanan untuk memberikan kemudahan sekaligus memastikan transparansi keuangan terus dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta. Salah satunya menggandeng layanan aplikasi uang elektronik untuk pembayaran retribusi pasar tradisional.

"Sudah ada kesepakatan bersama antara penyedia layanan uang elektronik dengan Pemerintah Kota Yogyakarta. Nantinya, pedagang bisa membayar retibusi pasar melalui aplikasi," kata Kepala Bidang Penataan Pengembangan dan Pendapatan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Gunawan Nugroho Utomo di Yogyakarta, Senin (21/10).

Menurut dia, perkembangan teknologi yang sangat pesat khususnya untuk layanan pembayaran nontunai harus terus dikenalkan kepada pedagang. Untuk itu, pedagang pasar tradisional pun tidak takut atau khawatir jika memanfaatkan pembayaran secara nontunai, termasuk nantinya menerima pembayaran nontunai dari konsumen.

"Kami akan terus melakukan pembinaan dan mengenalkan pedagang agar ramah teknologi. Tidak mungkin menghindari perkembangan teknologi. Pola pikir pedagang ini yang harus diubah," katanya.

Sejak 2018, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta melakukan perbaikan layanan pembayaran retribusi pasar, di antaranya menerapkan QR Code untuk pencatatan penerimaan retribusi, serta pembayaran menggunakan uang elektronik (e-money). "Nantinya, pembayaran retribusi pasar akan semakin mudah dengan menggunakan aplikasi di 'smartphone'. Melalui Linkaja," katanya.

Selain untuk memudahkan pedagang membayar retribusi, pedagang pasar yang sudah memanfaatkan layanan pembayaran secara elektronik juga akan memperoleh banyak keuntungan, di antaranya konsumen akan semakin mudah saat berbelanja. "Di Beringharjo, 80 persen pengunjung berasal dari luar Kota Yogyakarta. Tentunya, mereka akan semakin mudah berbelanja jika pedagang bisa menerima pembayaran secara nontunai," katanya.

Sedangkan untuk memberikan solusi terhadap keluhan pedagang terkait berkurangnya omzet, Gunawan mengatakan, akan menggandeng marketplace untuk memberikan pembinaan kepada pedagang agar bisa berjualan secara online. "Wacananya, kami akan kembangkan program pasar binaan 'marketplace' di Pasar Klithikan Pakuncen," katanya.

Dengan demikian, Gunawan berharap pedagang tidak hanya mengandalkan pendapatan dengan berjualan secara langsung di pasar tradisional tetapi juga bisa memperoleh konsumen dengan berjualan secara online.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan kesepakatan bersama dengan layanan aplikasi uang elektronik tersebut merupakan upaya untuk memudahkan transaksi keuangan. "Kami ingin menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel," katanya.


Berita Terkait
  • 2.000 Pedagang Pasar Bandung Dilatih Bisnis di Marketplace
  • Pasar Wiradesa Diusulkan untuk Direvitalisasi
  • Warga Diimbau Belanja di Pasar Berizin
Berita Lainnya
  • Pimpinan MPR Temui JK
  • Kegentingan Setelah UU KPK Versi Revisi Berlaku Hari Ini

Retribusi Pasar Yogyakarta Bisa Dibayar Melalui Aplikasi

Retribusi Pasar Yogyakarta Bisa Dibayar Melalui Aplikasi

Retribusi Pasar Yogyakarta Bisa Dibayar Melalui Aplikasi

Retribusi Pasar Yogyakarta Bisa Dibayar Melalui Aplikasi

Retribusi Pasar Yogyakarta Bisa Dibayar Melalui Aplikasi

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya