0
Thumbs Up
Thumbs Down

RI Butuh Banyak Agripreneur

Nusabali
Nusabali - Wed, 28 Apr 2021 13:32
Dilihat: 34
RI Butuh Banyak Agripreneur
Director/Kepala Perwakilan International Fund for Food and Agriculture (IFAD) Indonesia Ivan Cossio Cortez dalam keterangannya, Selasa, mengatakan pentingnya membangun pertanian melalui dukungan transformasi pedesaan yang inklusif.

"Harapannya masyarakat pedesaan khususnya petani dapat menjalankan mata pencaharian yang berkelanjutan," katanya seperti dilansir Antara, Selasa (27/4).

Hal itu penting mengingat dunia sedang dalam ancaman krisis pangan yang diperparah dengan adanya pandemi, oleh karena itu pihaknya menjalin kerja sama dengan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) dalam membangun pertanian.

Ivan turut mengapresiasi penggunaan teknologi tinggi pertanian yang dituangkan dalam Agriculture War Room (AWR). Menurut Ivan, AWR memiliki kegunaan dan potensi yang besar dalam memberikan informasi yang akurat bagi petani di Indonesia.

"Teknologi tinggi yang diterapkan AWR dapat sangat membantu para petani dalam memberikan informasi yang tepat, kapan petani harus tanam maupun panen, saya kagum melalui AWR kita bisa mengetahui apa yang sedang terjadi dari seluruh wilayah di Indonesia," ungkap Ivan.

Lebih lanjut Ivan mengungkapkan petani Indonesia sudah memiliki kemampuan dalam mengolah lahannya secara produktif, namun peran Pemerintah dalam menyinkronkan cara tradisional ke pertanian modern perlu ditingkatkan agar petani mendapatkan nilai tambah dan keuntungan yang lebih.

Begitu pula dengan mendorong tumbuhnya agripreneur dan petani milenial pada program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) yang dianggap penting karena Indonesia memerlukan lebih banyak agripreneur dan petani milenial.

Selain itu pemberdayaan masyakarat tani pada program Rural Empowerment and Agricultural Development Scalling Up Initiative (READSI); ataupun pengembangan agribisnis dan penguatan sistem kelembagaan pada program UPLAND.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan pentingnya sinergi dalam mendukung program nasional yang dilaksanakan, seperti meningkatkan produktivitas, akses pasar dan layanan keuangan pada program Integrated Participatory Development Management of Irrigation Project (IPDMIP).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi secara rinci menyebutkan pihaknya telah bekerja sama dengan IFAD melaksanakan program IPDMIP, READSI, dan YESS. Kegiatan utama dari program tersebut antara lain, digitalisasi pertanian melalui penguatan kostratani di 5.733 BPP di seluruh Indonesia, dan pembangunan petani pengusaha milenial. *
Sumber: Nusabali

RI Butuh Banyak Agripreneur

RI Butuh Banyak Agripreneur

RI Butuh Banyak Agripreneur

RI Butuh Banyak Agripreneur

RI Butuh Banyak Agripreneur

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya