0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ribetnya Berbisnis di Indonesia, Pantas Kalah Sama Tetangga

genpi
genpi - Mon, 30 Nov 2020 01:40
Dilihat: 43

GenPI.co - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa Indonesia adalah tempat paling kompleks untuk melakukan bisnis.

"Nilai indeks kemudahan berusaha (EoDB) kita terus meningkat, tapi masih ketinggalan jauh dari negara lain di Asia Tenggara," kata Luhut dalam webinar PPI Tiongkok Berkabar, Jumat (27/11).

BACA JUGA: Luhut Beber Kelemahan Indonesia Walau Punya SDA Melimpah

Indonesia saat ini berada di posisi 73 dalam indeks kemudahan berusaha, jauh di bawah Singapura (2), Malaysia (12), Thailand (21), dan Vietnam (70).

Anjloknya posisi Indonesia ini akibat prosedur memulai bisnis yang mencapai 11 prosedur dan pembayaran pajak yang mencapai 26 tagihan.

Menurut Luhut, peran Omnibus Law akan meningkatkan pemulihan perekonomian Indonesia, terutama akibat dampak covid-19.

"Kalian bisa cek langsung di website Menko Perekonomian, ada berbagai Rancangan Peraturan Pelaksanaan UU Cipta Kerja," ujarnya.

Salah satu yang diatur dalam Omnibus Law adalah perizinan usaha. Pemangkasan perizinan yang rumit dan mengubahnya jadi sistem daring juga dapat meminimalisasi praktik korupsi serta penyebaran virus covid-19 lebih lanjut.

Luhut menambahkan Omnibus Law membantu efektivitas kerja perusahaan dalam mengembangkan proyek yang bekerja sama dengan pemerintah, jadi dapat meminimalisasi proyek mangkrak.

BACA JUGA: Foto Syur Selir Raja Thailand, Orang ini Punya Koleksi Ribuan!

Selain itu, perizinan untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). UMKM berperan penting dalam memulihkan perekonomian Indonesia akibat pandemi covid-19.

"Ada 64 juta lebih UMKM di Indonesia dan mereka adalah tulang punggung perekonomian kita," kata Luhut.

Sebelumnya, perekonomian Indonesia sempat memburuk hingga minus 5,3 persen pada kuartal ketiga tahun 2020. Perlahan kondisi ini kembali membaik dan saat ini merangkak ke angka minus 3,5 persen.(*)

Video viral hari ini:

Sumber: genpi

Ribetnya Berbisnis di Indonesia, Pantas Kalah Sama Tetangga

Ribetnya Berbisnis di Indonesia, Pantas Kalah Sama Tetangga

Ribetnya Berbisnis di Indonesia, Pantas Kalah Sama Tetangga

Ribetnya Berbisnis di Indonesia, Pantas Kalah Sama Tetangga

Ribetnya Berbisnis di Indonesia, Pantas Kalah Sama Tetangga

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya