0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ribuan Warga India Rayakan Penembakan Tersangka Kasus Perkosaan Dokter Hewan oleh Polisi

okezone
okezone - Fri, 06 Dec 2019 20:52
Dilihat: 62
Ribuan Warga India Rayakan Penembakan Tersangka Kasus Perkosaan Dokter Hewan oleh Polisi

HYDERABAD - Pembunuhan empat pria yang dituduh memperkosa dan membunuh seorang wanita muda pekan lalu di Hyderabad sebagian besar disambut dengan sukacita di India. Hanya beberapa jam setelah penembakan yang dilakukan polisi itu, sekira 2.000 orang berkumpul di lokasi untuk merayakan insiden tersebut.

Mereka meneriakkan "zindabad police" ("hidup polisi"), membagikan permen dan menaburkan bunga di tempat mayat korban perkosaan, seorang dokter hewan berusia 27 tahun, ditemukan pekan lalu dan lokasi penembakan itu terjadi pada Jumat pagi.

BACA JUGA: Dokter Hewan di India Diperkosa lalu Dibakar

Di lingkungannya kediaman korban juga, sejumlah besar orang berkumpul, menyalakan petasan perayaan dan membagikan permen. Perayaan dan dukungan terhadap polisi juga mengalir melalui daring dan media sosial.

Di Twitter, ada lebih dari 300.000 tweet dengan berbagai tagar tentang penembakan dan kejahatan, dengan sebagian besar suara mendukung aksi polisi.

Menurut laporan BBC, ada alasan di balik dukungan tersebut: sistem peradilan India yang berbelit-belit dan lamban seringkali berarti dibutuhkan bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun, bagi korban atau keluarganya untuk mendapat keadilan.

Lokasi di mana jasad dokter hewan korban perkosaan di India ditemukan pekan lalu. (BBC)

Ada puluhan juta kasus yang tertunda di pengadilan, termasuk hampir 150.000 kasus perkosaan, dan ini telah mengikis kepercayaan publik terhadap sistem peradilan pidana. Contoh terbesar dari ini situasi ini dalam beberapa tahun terakhir adalah penyiksaan, pemerkosaan dan pembunuhan seorang wanita berusia 23 tahun di sebuah bus di Delhi pada Desember 2012.

Kejahatan brutal itu menjadi berita utama hampir di seluruh dunia, menyebabkan demonstrasi selama berhari-hari di Delhi dan bagian lain India serta memaksa pemerintah untuk memberlakukan undang-undang baru yang lebih keras, termasuk penerapan hukuman mati dalam kasus yang jarang terjadi.

Namun terlepas dari semua perhatian itu, proses pengadilan untuk keluarga korban tetap bergerak sangat perlahan.


Tujuh tahun kemudian, ibu korban, Asha Devi menuduh bahwa para lelaki pelaku perkosaan putrinya, yang telah divonis mati, telah menggunakan setiap celah hukum untuk menunda eksekusi mereka.

Sumber: okezone

Ribuan Warga India Rayakan Penembakan Tersangka Kasus Perkosaan Dokter Hewan oleh Polisi

Ribuan Warga India Rayakan Penembakan Tersangka Kasus Perkosaan Dokter Hewan oleh Polisi

Ribuan Warga India Rayakan Penembakan Tersangka Kasus Perkosaan Dokter Hewan oleh Polisi

Ribuan Warga India Rayakan Penembakan Tersangka Kasus Perkosaan Dokter Hewan oleh Polisi

Ribuan Warga India Rayakan Penembakan Tersangka Kasus Perkosaan Dokter Hewan oleh Polisi

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya