0
Thumbs Up
Thumbs Down

Saat China Muslim Memimpin Muhammadiyah (2)

Republika Online
Republika Online - Tue, 03 Aug 2021 06:10
Dilihat: 45
Saat China Muslim Memimpin Muhammadiyah (2)

Oleh: Ilam Maolani, Pegiat Literasi Muhammadiyah Kota Tasikmalaya

HM Bahaudin termasuk sosok yang ramah, dermawan, dan dikenal luas pergaulan serta relasinya. Bukan hanya sebagai pengusaha, beliau pun sering mengisi ceramah, imam dan Khatib Jum'at di Masjid Al-Manar.

Perjuangan dan pengorbanan beliau terhadap Muhammadiyah sangatlah besar. Kedermawanan beliau tampak ketika mewakafkan tanahnya dibangun Masjid Al Manar untuk Muhammadiyah. Lalu beliau menjual tanah sawah yang terletak di belakang Showroom Toyota Sinar Mas (masih di Jalan KHZ. Mustafa).

Hasil penjualannya dibelikan tanah di daerah Jalan BKR Dadaha Kota Tasikmalaya dan tanah tersebut langsung diwakafkan untuk Muhammadiyah. Di atas tanah wakaf itulah dibangun TK Aisyiyah dan Kantor Aisyiyah sekarang.

Bukan hanya mewakafkan tanah yang dibangun Masjid Al-Manar dan TK serta Kantor Aisyiyah, keluarga beliaupun ikut membantu dalam pendanaan pembangunannya. Lebih dari itu, ketika Pesantren Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya akan dibangun pada 1996-1997, keluarga beliau ikut serta mewakafkan tanahnya untuk keperluan pendirian pesantren.

Bersamaan dengan pembangunan Masjid Al-Manar di Kota Tasikmalaya, beliau juga membangun sebuah masjid dan madrasah di Imbanagara Kab. Ciamis, di atas tanah miliknya. Khusus di masjid itu diadakan pengajian umum setiap Malam Jum'at dan lagi-lagi para mubaligh pengisi pengajiannya berasal dari ustadz-ustadz Muhammadiyah.

Dikarenakan sering bergaul dengan HM Bahaudin dan terinspirasi kedermawanan beliau, H Asik yang merupakan kolega dekatnya, membangun sebuah masjid di Jalan Gunung Pereng Tasikmalaya, yang diberi nama Masjid At-Taqwa. Masjid ini digunakan setiap hari untuk shalat berjamaah yang lima waktu, pengajian rutin setiap Hari Ahad dan penyelenggaraan shalat Jumat.

Pada setiap momen Idul Adha, keluarga HM Bahaudin menyembelih beberapa ekor sapi dan dagingnya dibagikan kepada semua warga dengan tidak memandang apakah warga itu Muhammadiyah atau bukan. Yang pasti dagingnya harus disebarkan kepada umat Islam.

Baca juga: Saat China Muslim Memimpin Muhammadiyah (1)


Berita Terkait
  • Muhammadiyah Gelar Vaksinasi ke 2.000 Warga Maumere
  • Muhammadiyah Laksanakan Vaksinasi ke 2.000 Warga Maumere
  • KH Raden Hadjid Wariskan Banyak Karya (II-Habis)
Berita Lainnya
  • PPATK Telusuri Komitmen Sumbangan Rp 2 T Keluarga Akidi Tio
  • Saat China Muslim Memimpin Muhammadiyah (2)

Saat China Muslim Memimpin Muhammadiyah (2)

Saat China Muslim Memimpin Muhammadiyah (2)

Saat China Muslim Memimpin Muhammadiyah (2)

Saat China Muslim Memimpin Muhammadiyah (2)

Saat China Muslim Memimpin Muhammadiyah (2)

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya