0
Thumbs Up
Thumbs Down

Sadisnya Covid-19 Bikin Listrik Industri & Bisnis di Jatim -3,26%

wartaekonomi
wartaekonomi - Fri, 07 Aug 2020 20:48
Dilihat: 43
Jakarta

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Nyoman S Astawa menyampaikan, wabah Covid-19 telah menurunkan penggunaan kWh listrik di wilayah setempat, khususnya untuk golongan industri dan bisnis.

"Pandemi Covid-19 berdampak pada penurunan pertumbuhan kWh golongan industri hingga -3,26% secara kumulatif, begitupun pada golongan bisnis turun hingga -3,83%," ujar Nyoman dalam keterangan tertulis, Jumat (7/8/2020).

Nyoman menilai, akibat turunnya penggunaan itu, tren beban puncak tertinggi di Jawa Timur mengalami penurunan drop hingga -6,0% pada April 2020, -6,9% Mei 2020, serta -1,7 persen pada Juni 2020.

Baca Juga: Waskita Karya Kantongi Kontrak Baru Senilai Rp8,13 Triliun

Baca Juga: Erick Thohir: 40 Juta Vaksin Covid-19 Siap Disuntikan Tahun Depan

"Pada Juni 2020 terdapat kenaikan dibanding April dan Mei karena berada pada periode transisi menuju normal baru, dan aktivitas perekonomian di Jatim mulai bergerak," ucap Nyoman.

Nyoman mengakui, secara umum PLN UID Jatim siap mendukung dan memfasilitasi pengembangan industri di Jatim dalam menyambut normal baru.

"Peran serta dan keterlibatan semua pihak untuk aktif mendorong kemajuan industri di Jawa Timur akan sangat berarti saat ini, dan kami juga sedang membuat kebijakan normal baru bagi industri besar di Jawa Timur untuk meningkatkan produktivitas dan operasionalnya," tutur Nyoman.

Oleh karena itu, PLN UID Jatim saat ini masih menunggu informasi dari pemerintah daerah mengenai rencana pengembangan kawasan industri, baik yang eksisting maupun rencana ke depan.

"Komitmen dan dukungan pengembangan industri juga telah kami wujudkan dengan prosedur dan layanan PLN yang semakin mudah, terbukti dengan pencapaian Ease of Doing Business Getting Electricity menduduki peringkat ke 86,4 pada 2019," ujar Nyoman.

Selain itu, PLN juga telah memberikan program stimulus TTL untuk pelanggan sosial, bisnis, dan industri berupa keringanan pembayaran rekening listrik (berupa pembebasan rekening minimum dan pembebasan biaya beban/abonemen).

Penulis: Mochamad Rizky Fauzan

Editor: Rosmayanti


Foto: Dhemas Reviyanto

Sumber: wartaekonomi

Sadisnya Covid-19 Bikin Listrik Industri & Bisnis di Jatim -3,26%

Sadisnya Covid-19 Bikin Listrik Industri & Bisnis di Jatim -3,26%

Sadisnya Covid-19 Bikin Listrik Industri & Bisnis di Jatim -3,26%

Sadisnya Covid-19 Bikin Listrik Industri & Bisnis di Jatim -3,26%

Sadisnya Covid-19 Bikin Listrik Industri & Bisnis di Jatim -3,26%

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya