0
Thumbs Up
Thumbs Down

Salip Samsung, OPPO Jadi Raja Ponsel di Indonesia

inilahcom
inilahcom - Sun, 17 Nov 2019 01:28
Dilihat: 48
Salip Samsung, OPPO Jadi Raja Ponsel di Indonesia

Jakarta - Merk ponsel asal China, OPPO, berada di urutan teratas untuk segmen ponsel kelas menengah di Indonesia, mengungguli Samsung.

Data dari IDC Indonesia untuk kuartal ketiga 2019, pasar ponsel di Indonesia mengalami penurunan 9,9 persen dari kuartal ke kuartal (QoQ), atau sebesar 8,8 juta unit.

Tapi, pasar ponsel pintar tetap meningkat 1,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengiriman ponsel pintar kelas menengah tumbuh 11,1 persen karena kebutuhan untuk mengganti ponsel maupun untuk menikmati konten seperti game.

IDC menaruh rentang harga 200 dolar hingga 400 dolar AS, atau antara Rp2,8 juta hingga Rp5,6 juta untuk ponsel kelas menengah.

Menurut data IDC, OPPO berada di urutan teratas limas besar ponsel kelas menengah di Indonesia, dengan pangsa pasar sebesar 26,2 persen. Samsung, yang selama ini disebut sebagai merk terbesar di Indonesia, harus puas berada di urutan ketiga dengan 19,4 persen untuk segmen kelas menengah.

Posisi kedua masih diisi merk dari China, yaitu Vivo, sister company OPPO, yang menduduki pangsa pasar 22,8 persen.

IDC mencatat OPPO memegang pangsa pasar terbesar di segmen menengah dan low-end (100 hingga 200 dolar) dengan ponsel antara lain K3, A5 dan A9.

Samsung, di sisi lain kehilangan pangsa pasar akibat kompetisi dengan merk asal China, namun, mereka juga terlalu cepat memperbarui seri Galaxy A.

Vivo menarik konsumen untuk ponsel kelas menengah berkat Z1 Pro, yang disebut IDC memiliki fitur menarik dengan harga yang wajar.

Mayoritas ponsel kelas menengah di Indonesia dibanderol dengan prosesor Snapdragon dari Qualcomm.

Dua merk lainnya yang berada di lima besar ponsel menengah juga dipegang merk asal China.

Xiaomi menempati urutan terakhir, dengan pangsa pasar 12,5 persen, sementara Realme, yang juga anak perusahaan OPPO, berada di nomor empat dengan 12,6 persen.

Berdasarkan analisis IDC, popularitas Xiaomi justru menimbulkan pembelian ponsel tidak resmi sehingga mengganggu penjualan unit resmi.

Merk-merk yang tidak masuk ke posisi lima besar terdampak oleh tingginya pangsa pasar merk-merk tersebut sehingga mereka kehilangan pangsa pasar dan mendapat sisa inventoris dari kuartal sebelumnya.

Ponsel-ponsel tersebut menduduki pangsa pasar 6,5 persen.

Sumber: inilahcom

Salip Samsung, OPPO Jadi Raja Ponsel di Indonesia

Salip Samsung, OPPO Jadi Raja Ponsel di Indonesia

Salip Samsung, OPPO Jadi Raja Ponsel di Indonesia

Salip Samsung, OPPO Jadi Raja Ponsel di Indonesia

Salip Samsung, OPPO Jadi Raja Ponsel di Indonesia

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya