0
Thumbs Up
Thumbs Down

Sambangi KPK, MAKI Beberkan Dugaan Jejak Keberadaan Nurhadi

okezone
okezone - Fri, 21 Feb 2020 18:16
Dilihat: 34

JAKARTA - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) tiba-tiba menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (21/2/2020). MAKI membeberkan hasil informasi yang didapat dari sejumlah pihak terkait dugaan jejak keberadaan Nurhadi, buronan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Informasi terkait jejak keberadaan Nurhadi dikantongi MAKI setelah menggelar sayembara berhadiah iPhone 11, bagi siapapun yang berhasil menemukan Nurhadi dan Harun Masiku. Dari informasi yang diperoleh, MAKI menerima jejak aset Nurhadi di Bogor dan Jakarta.

"Kami inisiatif gelar sayembara mulai hari Senin sampai kemarin itu banyak orang yang masuk beri info, saya saring-saring ada satu yang cukup valid ada foto villanya, rumahnya yang Patal Senayan, juga pernah melihat ada mobil Ferrari Mustang, dan motor gede lawas di basement villa di Gadog," beber Koordinator MAKI, Boyamin Saiman di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2020).

Boyamin meyakini informasi yang diterima dari salah satu pihak terkait aset Nurhadi di Bogor dan Jakarta tersebut. Sebab, dari informasi tersebut diungkap juga salah satu pemborong yang merenovasi rumah Nurhadi.

"Itulah yang menurut saya yakin itu valid, kemudian di situ menyebut nama pemborongnya yang selama ini merenovasi dan membangun rumah. Rumah termasuk apartemen baik yang di Patal Senayan maupun apartemen-apartemennya ini namanya lengkap. Inisialnya BS ada nomor HP-nya. Alamat rumahnya," ungkapnya.

Baca juga: KPK Kantongi Informasi 3 Lokasi Persembunyian Nurhadi Cs

Oleh karenanya, Boyamin menyerahkan sejumlah informasi yang didapat terkait jejak-jejak keberadaan Nurhadi ke KPK. Meskipun, Boyamin juga belum yakin bahwa Nurhadi ada di sejumlah lokasi yang diterima itu.

"Karena sudah sampai sejauh itu, saya pasti serahkan ke KPK, bukan berarti Pak Nurhadi ada di tiga tempat itu, tapi setidak-tidaknya pasti ada jejak di villa, apartemen, rumah maupun kontraktornya," ujar Boyamin.


"Karena secara detail pembayaran kontraktornya melalui cash, bahkan yang Patal Senayan itu katanya ada tunggakan 300 juta (rupiah) dan itu bahkan yang Patal Senayan itu belum selesai, karena ramai-ramai terus langsung dibubarkan tukang dan kemudian setelah ditetapkan tersangka dokumen dipindahkan ke Villa di Gadog," ujarnya.

Sumber: okezone

Sambangi KPK, MAKI Beberkan Dugaan Jejak Keberadaan Nurhadi

Sambangi KPK, MAKI Beberkan Dugaan Jejak Keberadaan Nurhadi

Sambangi KPK, MAKI Beberkan Dugaan Jejak Keberadaan Nurhadi

Sambangi KPK, MAKI Beberkan Dugaan Jejak Keberadaan Nurhadi

Sambangi KPK, MAKI Beberkan Dugaan Jejak Keberadaan Nurhadi

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya