0
Thumbs Up
Thumbs Down

Sandiaga: Perbanyak Produk Lokal di E-Ecommerce

Republika Online
Republika Online - Wed, 05 Aug 2020 00:11
Dilihat: 38
Sandiaga: Perbanyak Produk Lokal di E-Ecommerce

JAKARTA -- Pengusaha nasional Sandiaga Uno mengajak para entepreneur muda untuk menjadi pemenang pasca-pandemi Covid-19. Maka untuk bisa menjadi pemenang, tentunya, kata Sandiaga, harus menjadi pemain bukan sekedar penonton dalam konstestasi ekonomi pasca-pandemi Covid-19.

Menurutnya, memang saat ini perekonomian tengah sulit. Namun, kata dia, harusnya kondisi ini tak menjadi halangan untuk menjadi pengusaha sukses.

"Saya sendiri jadi pengusaha itu tanpa persiapan, saya lahir di tahun 69 dan memiliki cita-cita menjadi karyawan dan itu tercapai. Namun pada tahun 97-98 diterjang krisis dan kena PHK tapi dari sana saya merintis bisnis sampai seperti sekarang," ujar Sandiaga dalam diskusi online dengan tema "Membangun Ekonomi Umat Ditengah Pandemi" dalam acara Indonesia Young Entepreneur Summit (IYES), Goes to Campus 2020, Selasa (4/8).

Politikus Partai Gerindra itu juga berpesan, jika perekonomian Indonesia ingin menjadi pemenang atau jadi tuan rumah pasca-pandemi, maka produk-produk lokal harus memperbesar kontribusinya, terutama pada E-commerce. Maka, hal ini juga dapat menjadi peluang besar untuk para entepreneur muda untuk mengembangkan usahanya. Mengingat topografi ekonomi Indonesia ini didominasi oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Namun, kata Sandiaga, hanya 3 dari 10 orang Indonesia yang menjadi pengusaha. Berarti masih banyak yang belum naik kelas. Padahal, menurutnya, populasi online Indonesia terbesar ke-6 di dunia dan pasar e-commerce-nya terbesar se-ASEAN. Sayangnya, kalau lihat pasar e-commerce Indonesia, barang-barang yang mendominasi bukan produk lokal.

"Berarti kita punya PR besar kalau kita ingin pulihkan ekonomi Indonesia, maka kita harus perbanyak produk-produk lokal kita di pasar e-commerce. Jadi perbanyak produk lokal di e-commerce," tegas Sandiaga.

Sementara itu Ketua Kadin Kabupaten Sumenep, Hairul Anwar mengakui, banyak dunia usaha di daerahnya yang terkena dampak pandemi Covid-19, terutama sektor pariwisata. Karena memang sektor ini sangat rentan terkena dampak, khususnya bagi pariwisata yang tertutup karena memang tidak diperbolehkan beroperasi selama pandemi Covid-19.

"Tapi memang dengan adanya pandemi ini justru ada sektor-sektor lain yang memang harus dikeluarkan oleh kita, terutama dari produk-produk kesehatan, agrobisnis. Jadi ada yang berpotensi menguat di tengah pandemi," tutur Hairul Anwar.


Berita Terkait
  • Wamenkeu Minta Masyarakat tak Khawatir dengan Resesi Ekonomi
  • Danareksa Sekuritas Optimistis PEN Bisa Bangkitkan Ekonomi
  • Anwar Abbas: Indonesia Harus Bersiap Menghadapi Resesi
Berita Lainnya
  • Sandiaga: Perbanyak Produk Lokal di E-Ecommerce
  • Gubernur Riau Harap Pandemi Covid-19 tak Diperparah Bencana

Sandiaga: Perbanyak Produk Lokal di E-Ecommerce

Sandiaga: Perbanyak Produk Lokal di E-Ecommerce

Sandiaga: Perbanyak Produk Lokal di E-Ecommerce

Sandiaga: Perbanyak Produk Lokal di E-Ecommerce

Sandiaga: Perbanyak Produk Lokal di E-Ecommerce

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya