0
Thumbs Up
Thumbs Down

Satgas: Kampanye yang Munculkan Kerumunan Dilarang

Republika Online
Republika Online - Thu, 17 Sep 2020 19:30
Dilihat: 39
Satgas: Kampanye yang Munculkan Kerumunan Dilarang

JAKARTA -- Satgas Penanganan Covid-19 secara tegas melarang seluruh kegiatan kampanye yang menimbulkan kerumunan dan keramaian. Alasannya, kerumunan dalam bentuk apapun tetap berisiko menciptakan klaster penularan baru.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan, metode kampanye konvensional yakni yang mengumpulkan massa dan melibatkan banyak orang memiliki peluang lebih tinggi dalam menularkan Covid-19. Menurutnya, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 10 Tahun 2016 tentang pelaksanaan pilkada lanjutan telah memberikan alternatif dalam pelaksanaan kampanye.

Kendati begitu, menurut Wiku, lebih baik apabila agenda-agenda kampanye yang melibatkan massa, seperti konser musik, digelar secara daring atau digital. "Kami ulangi, jangan ciptakan kerumunan karena kerumunan tersebut berisiko tingkatkan penularan. Dan semua kegiatan kampanye yang menimbulkan kerumunan dan potensi penularan, itu dilarang," kata Wiku dalam keterangan pers di kantor presiden, Kamis (17/9).

Perihal diizinkannya konser musik dalam kampanye pilkada memang sempat memunculkan kontroversi. Pasal 63 ayat 1 PKPU 10/2020 menyebutkan, kegiatan lain yang tidak melanggar larangan kampanye dan ketentuan peraturan perundangan-undangan dapat dilaksanakan dalam bentuk rapat umum; kegiatan kebudayaan berupa pentas seni, panen raya, dan/atau konser musik; kegiatan olahraga berupa gerak jalan santai, dan/atau sepeda santai; perlombaan; kegiatan sosial berupa bazar dan/atau donor darah; peringatan hari ulang tahun partai politik; dan/atau melalui media sosial.

Kemudian Pasal 63 ayat 2 menentukan kegiatan lain itu dilakukan dengan membatasi jumlah peserta yang hadir paling banyak 100 orang, menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19, serta berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan/atau Satuan Tugas Penanganan Covid-19 setempat.


Berita Terkait
  • Satgas Minta Konser Kampanye Pilkada Digelar Virtual
  • Alasan DKI dan Daerah Penyangga Jadi Perhatian Khusus Satgas
  • Bawaslu: Konser Musik di Pilkada Bisa Dibubarkan
Berita Lainnya
  • Pabrik Biofarmasi China Bocor, Ribuan Orang Kena Bakteri
  • Ini Alasan Pengembalian Data Penerima Subsidi Gaji

Satgas: Kampanye yang Munculkan Kerumunan Dilarang

Satgas: Kampanye yang Munculkan Kerumunan Dilarang

Satgas: Kampanye yang Munculkan Kerumunan Dilarang

Satgas: Kampanye yang Munculkan Kerumunan Dilarang

Satgas: Kampanye yang Munculkan Kerumunan Dilarang

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya