0
Thumbs Up
Thumbs Down

Satgas Tanggapi Jauhnya Gap Suspek dan Kasus Aktif

Republika Online
Republika Online - Wed, 28 Oct 2020 00:15
Dilihat: 53
Satgas Tanggapi Jauhnya Gap Suspek dan Kasus Aktif

JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta pemerintah daerah agar terus meningkatkan layanan pemeriksaan terhadap suspek Covid-19. Tujuannya untuk mengurangi rentang jumlah suspek aktif dan kasus aktif Covid-19 yang semakin lebar.

"Untuk dapat memastikan jumlah kasus aktif, Satgas meminta kepada pemerintah daerah untuk dapat meningkatkan jumlah testing kepada masyarakatnya," ujar Wiku, Selasa (27/10).

Per 27 Oktober ini, jumlah suspek Covid-19 tercatat sebanyak 169.479 orang. Sedangkan jumlah kasus aktif hingga hari ini mencapai 60.685 orang atau 16,4 persen. Saat ditanya lebih rinci terkait dampak dari kurangnya pemeriksaan terhadap suspek Covid-19, Wiku tidak merespons.

Wiku hanya meminta agar masyarakat yang merasakan gejala Covid-19 segera melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi kesehatannya. "Bagi masyarakat, segera lakukan testing apabila merasakan gejala Covid-19 dan apabila ingin melakukan perjalanan dengan moda transportasi yang mempersyaratkan testing ini," kata dia.

Lebih lanjut, Wiku juga meminta kepada pemerintah daerah agar meningkatkan kualitas layanan Covid-19 di rumah sakit serta memperbanyak rumah sakit darurat jika diperlukan. Pemda juga dapat berkoordinasi dengan pemerintah pusat baik melalui Kementerian Kesehatan dan Satgas jika membutuhkan bantuan penanganan Covid-19 di wilayahnya.

Dalam paparannya saat konferensi pers sore ini, Wiku menyampaikan jumlah kasus positif pada hari ini tercatat bertambah 3.520 dengan jumlah kasus aktif nasional mencapai 16,4 persen. Jumlah kasus aktif nasional inipun tercatat lebih baik dibandingkan kasus aktif di dunia yang sebesar 23,84 persen.

"Jadi kasus aktif di Indonesia sekitar 7 persen di bawah kasus aktif dunia. Ini adalah kabar baik," kata dia.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh nasional hingga hari ini telah mencapai 322.248 orang atau sebesar 81,3 persen. Angka inipun lebih tinggi dari kasus sembuh dunia yang sebesar 73,49 persen.

Menurut Wiku, kasus sembuh di Indonesia saat ini terus mengalami perbaikan dibandingkan dunia. Sebab, jumlah kasus sembuh di dunia dalam beberapa hari ini cenderung mengalami penurunan.

"Kasus sembuh di dunia ini akhir-akhir ini cenderung menurun. Sedangkan kasus sembuh di Indonesia persentasenya cenderung meningkat. Ini adalah juga kabar baik yang harus kita pertahankan sehingga kita angka kesembuhannya bisa naik terus sehingga tidak ada yang meninggal," ujar Wiku.



Berita Terkait
  • Calon Pengantin di Sumbar Diwajibkan Tes Swab
  • Pemerintah Diwanti-wanti Serius Atasi Gap Testing
  • Persentase Kasus Aktif Covid Indonesia Capai Level Terendah
Berita Lainnya
  • Satgas Tanggapi Jauhnya Gap Suspek dan Kasus Aktif
  • LIPI: Pembangunan Jurassic Park tak Ganggu Komodo

Satgas Tanggapi Jauhnya Gap Suspek dan Kasus Aktif

Satgas Tanggapi Jauhnya Gap Suspek dan Kasus Aktif

Satgas Tanggapi Jauhnya Gap Suspek dan Kasus Aktif

Satgas Tanggapi Jauhnya Gap Suspek dan Kasus Aktif

Satgas Tanggapi Jauhnya Gap Suspek dan Kasus Aktif

  
PARTNER KAMI
pijar
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
harian pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya