0
Thumbs Up
Thumbs Down

Sebut Buronan Radikal Arab Lari ke Indonesia, Din Anggap Mahfud Tebar Keresahan

okezone
okezone - Sun, 18 Aug 2019 10:05
Dilihat: 27
Sebut Buronan Radikal Arab Lari ke Indonesia, Din Anggap Mahfud Tebar Keresahan

JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menganggap pernyataan Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) Mahfud MD, yang menyebut kaum radikalis Arab Saudi lari ke Indonesia membawa uang jutaan dolar telah menciptakan keresahan.

"Pernyataan Mahfud MD bahwa ada pengusaha Arab membawa uang untuk membantu kelompok radikal di Indonesia bernada tuduhan, dan menciptakan keresahan di kalangan masyarakat," kata Din kepada Okezone, Minggu (18/8/2019).

Baca juga: Mahfud MD Sebut Buronan Radikalisme dari Arab Akan Kabur ke Indonesia

Menurut Din, sebaiknya Mahfud MD menjelaskan terkait hal itu dan melaporkannya ke kepolisian. "Kalau tidak melaporkan maka itu sama dengan melempar isu atau menyebar fitnah yang berbahaya bagi kerukunan bangsa," jelas Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu.

Diwartakan sebelumnya, Ketua GSK Mahfud MD mendapat informasi bahwa di Arab Saudi banyak dilakukan penangkapan terhadap orang radikal. Sebagian dari mereka yang belum tertangkap disebut akan lari ke Indonesia membawa uang jutaan dollar.

Pernyataan itu dikatakan Mahfud dalam Focus Group Discussion Scenario Planning: Indonesia yang digelar GSK di Hotel JS Luwansa, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Baca juga: Alwi Shihab: Kelompok Radikal Bikin Propaganda Seolah-olah Pancasila Tak Islami

"Nah sekarang ada info di Saudi Arabia itu terjadi penangkapan-penangkapan terhadap orang radikal. Sudah banyak tertangkap. Tapi yang belum tertangkap itu banyak yang akan lari ke Indonesia dengan bawa jutaan dollar," ucapnya, Jumat 16 Agustus 2018.

Dikatan dia, radikalisme merupakan suatu gerakan mengganti sistem yang sudah mapan dengan cara-cara tidak demokratis. Cara tersebut ditolak ramai-ramai oleh tokoh bangsa. Menurut Mahfud, perubahan sesungguhnya harus dilakukan secara gradual.


"Perubahan radikal itu kita tolak. Apakah kita anti perubahan? Tidak. Kita sadar perubahan itu harus dilakukan tapi perubahan kita adalah perubahan gradual. Sistem sudah mantap diperbaiki, berdasar sistem itu. Yaitu sistem negara kesatuan RI berdasarkan Pancasila," pungkasnya.

Sumber: okezone

Sebut Buronan Radikal Arab Lari ke Indonesia, Din Anggap Mahfud Tebar Keresahan

Sebut Buronan Radikal Arab Lari ke Indonesia, Din Anggap Mahfud Tebar Keresahan

Sebut Buronan Radikal Arab Lari ke Indonesia, Din Anggap Mahfud Tebar Keresahan

Sebut Buronan Radikal Arab Lari ke Indonesia, Din Anggap Mahfud Tebar Keresahan

Sebut Buronan Radikal Arab Lari ke Indonesia, Din Anggap Mahfud Tebar Keresahan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya