0
Thumbs Up
Thumbs Down

Sejumlah Rumah Sakit Rujukan di Jember Penuh Pasien Covid-19

covesia
covesia - Sat, 28 Nov 2020 20:36
Dilihat: 50
Sejumlah Rumah Sakit Rujukan di Jember Penuh Pasien Covid-19

Covesia.com - Sejumlah rumah sakit yang menjadi rujukan pasien terinfeksi COVID-19 di Kabupaten Jember, Jawa Timur, penuh akibat lonjakan kasus yang meningkat tajam selama sepekan terakhir.

"Memang benar beberapa rumah sakit rujukan COVID-19 di Jember terisi penuh karena tingginya jumlah pasien yang terpapar virus Corona di Jember," kata Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Jember Gatot Triyono di Jember, Sabtu.

Bahkan informasi yang dihimpun di lapangan, ada beberapa warga Jember yang terpapar virus Corona terpaksa menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Kota Surabaya.

"Kami imbau masyarakat benar-benar disiplin menerapkan protokol kesehatan agar tidak terinfeksi COVID-19 yang kini jumlahnya terus bertambah cukup signifikan," tuturnya.

Penuhnya ruang isolasi pasien COVID-19 juga diakui oleh pihak Rumah Sakit Paru yang merupakan rumah sakit rujukan Provinsi Jawa Timur yang berada di Kabupaten Jember.

"Ruang isolasi pasien COVID-19 di Rumah Sakit Paru sudah terisi 100 persen seiring dengan meningkatnya jumlah pasien yang terpapar virus Corona di Jember," kata Kepala Seksi Pelayanan Medis Rumah Sakit Paru Jember dr Dina Rusdiana.

Ia mengatakan ruang isolasi COVID-19 di RS Paru sebanyak 20 tempat tidur dan semuanya sudah terisi, namun kapasitas tempat tidur di ruang isolasi bergerak secara dinamis.

"Kami berencana menambah empat tempat tidur lagi untuk pasien COVID-19 dan kini masih dalam proses melengkapi CCTV, sehingga diharapkan bisa digunakan secepatnya," katanya.

Sementara Direktur RSD dr Soebandi Jember dr Hendro Soelistijono mengatakan kapasitas tempat tidur di ruang isolasi pasien COVID-19 di rumah sakit setempat sudah terpakai hingga 85 persen dari total 82 tempat tidur.

"Sudah sepekan ini lonjakan pasien COVID-19 yang masuk ke RSD dr Soebandi meningkat tajam karena sebelumnya maksimal tempat tidur yang terpakai di ruang isolasi sekitar 50-60 persen dari kapasitas yang ada," katanya.

Untuk itu, pihak rumah sakit harus selektif untuk menerima pasien COVID-19 yang memiliki komorbid dan gejala klinis yang lebih berat.

"Kalau pasien COVID-19 memiliki gejala batuk dan demam saja, kami arahkan ke rumah sakit lainnya yang tipenya lebih rendah dari RSD dr Soebandi Jember, namun bukan berarti kamimenolak pasien karena kami harus memilah pasien mana yang harus ditangani," katanya.

Sejauh ini, sudah ada empat dokter dan sekitar 30 perawat di RSD dr Soebandi Jember yang terpapar virus Corona, namun semuanya sudah dinyatakan sembuh, sehingga dapat bekerja dan melayani kembali pasien COVID-19.

Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 Jember tercatat jumlah warga yang terpapar virus Corona hingga 28 November 2020 mencapai 2.321 orang dengan rincian sebanyak 523 pasien menjalani perawatan, pasien yang sembuh mencapai 1.699 orang, dan 99 orang meninggal dunia.

(ant/adi)

Sumber: covesia

Sejumlah Rumah Sakit Rujukan di Jember Penuh Pasien Covid-19

Sejumlah Rumah Sakit Rujukan di Jember Penuh Pasien Covid-19

Sejumlah Rumah Sakit Rujukan di Jember Penuh Pasien Covid-19

Sejumlah Rumah Sakit Rujukan di Jember Penuh Pasien Covid-19

Sejumlah Rumah Sakit Rujukan di Jember Penuh Pasien Covid-19

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya