0
Thumbs Up
Thumbs Down

Sekolah Nekat Tatap Muka, Lapor Covid-19: Pemerintah Harus Tegas

genpi
genpi - Sun, 01 Aug 2021 13:21
Dilihat: 31

GenPI.co - Koalisi warga untuk Lapor Covid-19 mendesak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menunda pelaksanaan kegiatan pembelajaran secara tatap muka.

Tim relawan Lapor Covid-19, Diah Dwi Putri mengatakan bahwa angka positivity rate perbandingan jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah pemeriksaan yang dilakukan yang masih tinggi menimbulkan kekhawatiran.

Kekhawatiran itu atas dasar mengenai dampak pelaksanaan pembelajaran tatap muka terhadap peningkatan risiko penularan virus corona.

"Dari Januari hingga Juli 2021, total laporan dari masyarakat yang melaporkan kegiatan belajar tatap muka ada 95 laporan di saat angka positivity rate mencapai 40 persen," katanya dikutip dari Antara, Minggu, 1 Agustus 2021.

Menurut laporan yang masuk, kata Diah, masih ada sekolah yang melaksanakan pembelajaran secara tatap muka pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4.

Menurut Diah, laporan mengenai pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka paling banyak masuk pada Juli 2021, pada awal tahun ajaran 2021/2022. Ada 29 laporan yang masuk selama kurun itu.

"Ada laporan selama empat pekan berturut-turut dan di pekan keempat Juli laporannya paling banyak karena bertepatan dengan tahun ajaran baru yang bertepatan dengan PPKM skala 4 dan 3," katanya.

Dari total 95 laporan yang masuk, Ia menjelaskan, 17 persen di antaranya melaporkan bahwa sekolah penyelenggara kegiatan belajar tatap muka telah berstatus sebagai klaster penularan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Selain itu, 52 persen sekolah dilaporkan tidak menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona, seperti tidak menerapkan ketentuan menjaga jarak.

Bahkan sekolah juga tidak melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan tidak mewajibkan pemakaian masker dalam kegiatan di sekolah.

"Sisanya mereka lapor terkait kekhawatiran terhadap siswa yang belajar di sekolah tersebut," katanya.

Berdasarkan kondisi tersebut, maka Lapor Covid-19 merekomendasikan pemerintah menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka sampai penularan virus corona terkendali.

"Pembelajaran dilakukan secara daring di daerah dengan tingkat penularan tinggi. Menurut WHO, positivity rates yang terkendali berada pada angka di bawah 5 persen dalam beberapa pekan," katanya.

Selain itu, Lapor Covid-19 mendorong pemerintah memperbaiki sistem penyelenggaraan pembelajaran dari jarak jauh via daring, termasuk menyiapkan pedoman pelaksanaan pembelajaran via daring yang efektif.

"Upgrade (tingkatkan) kemampuan guru dalam menggunakan teknologi yang mendukung kegiatan belajar mengajar daring," kata Diah.

Menurut dia, pemerintah daerah juga mesti memantau dan mengawasi kegiatan sekolah-sekolah di wilayahnya serta mengenakan sanksi tegas pada sekolah dan aparatur yang melanggar aturan.

"Bukan hanya sebatas memberikan peringatan tanpa monitoring reguler," katanya. (ANT)

Heboh..! Coba simak video ini:

Sumber: genpi

Sekolah Nekat Tatap Muka, Lapor Covid-19: Pemerintah Harus Tegas

Sekolah Nekat Tatap Muka, Lapor Covid-19: Pemerintah Harus Tegas

Sekolah Nekat Tatap Muka, Lapor Covid-19: Pemerintah Harus Tegas

Sekolah Nekat Tatap Muka, Lapor Covid-19: Pemerintah Harus Tegas

Sekolah Nekat Tatap Muka, Lapor Covid-19: Pemerintah Harus Tegas

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya