0
Thumbs Up
Thumbs Down

Seribu Orang Ditangkap karena Melanggar Prosedur Lockdown di Malaysia

okezone
okezone - Mon, 30 Mar 2020 10:27
Dilihat: 24
Seribu Orang Ditangkap karena Melanggar Prosedur Lockdown di Malaysia

BUKIT MERTAJAM - Pihak berwenang Malaysia di negara bagian Penang membawa 69 orang ke pengadilan karena melanggar perintah Kontrol Gerakan Pemerintah Federal (MCO) alias lockdown.

Para pelanggar itu seluruhnya ditangkap di Kabupaten Seberang Prai Tengah.

Para tahanan terlihat mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye. Mereka tiba dengan tiga truk polisi, sedangkan tiga wanita yang ditangkap tiba menumpangi sebuah mobil van pada Minggu, 29 Maret.

Pelanggar MCO dapat didenda RM1.000 (sekira Rp3,7 juta) atau menghadapi hukuman penjara hingga enam bulan, berdasarkan Undang-Undang Penyakit Menular.

Baca juga: Selamat dari Wabah Flu 1918, Kakek 101 Tahun juga Sembuh dari COVID-19

Baca juga: Masyarakat Mohon Ikuti Protokol Kesehatan Ini agar Terhindar dari Corona

Seorang pria yang mengaku bersalah karena menghalangi seorang petugas polisi saat menegakkan MCO. Dia didenda RM5.000 (sekira Rp18 juta) dan 10 bulan penjara karena pelanggaran tersebut.

Pihak berwenang Malaysia telah menangkap lebih dari 1.000 orang pada Sabtu, 28 Maret karena menentang prosedur lockdown yang dimulai pada 18 Maret. Aturan itu mewajibkan sekolah dan bisnis untuk tutup, dan mendesak warga untuk tinggal di rumah. Namun warga diperbolehkan keluar untuk membeli makanan dan barang penting lainnya, seperti obat-obatan.

Melansir The Star, Senin (30/3/2020) Menteri Senior Ismail Sabri Yaakob mengatakan 73 orang dituntut melangar MCO dan mengaku bersalah. Pemerintah menangkap 649 orang pada Sabtu. Sebelumnya pemerintah Malaysia menangkap 320 orang pada Jumat, dan 162 pada Kamis.

MCO, lanjut dia, kepatuhan warga menjalankan prosedur tersebut mencapai 97 persen. Namun, ada video yang dibagikan menunjukkan orang-orang jogging di jalan-jalan umum, anak-anak bermain bersama dan orang-orang salat di sejumlah masjid.

Sementara itu, pihak berwenang mengatakan mereka akan melakukan investigasi ke pasar di Selayang, di pinggiran Kuala Lumpur, setelah sebuah video di media sosial menunjukkan puluhan orang berkerumun di tempat itu untuk membeli barang.

Pemerintah Kota Selayang (MPS) mengatakan akan mengirim tim penegak dan petugas untuk memeriksa situasi kerumunan di Pasar Harian Selayang Jaya di distrik Gombak.

Video yang diposting pada Sabtu pagi, itu menunjukkan kerumunan besar di pasar, di mana pelanggan berbelanja tanpa menjaga jarak, dan tidak ada petugas yang menjaga pasar.

"Pasar Harian Selayang Jaya adalah milik pribadi dan itu adalah tanggung jawab pemilik untuk memastikan langkah-langkah menjauhkan sosial," kata direktur komunikasi perusahaan MPS Mohamad Zin Masoad.

Mohamad mengatakan pemeriksaan rutin oleh tim MPS menunjukkan bahwa masih ada kerumuman warga di sejumlah supermarket dan toko kelontong di sekitar Selayang. Para pelanggan tidak menjaga jarak minimal 1 meter yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia.

"Petugas kami secara lisan memperingatkan pemilik tempat tersebut untuk menerapkan aturan jarak sosial, atau pemkot akan mengeluarkan peringatan kepada mereka," ujarnya.

"Kami juga mengingatkan warga untuk segera pergi setelah membeli barang," lanjut Mohamad.

Sumber: okezone

Seribu Orang Ditangkap karena Melanggar Prosedur Lockdown di Malaysia

Seribu Orang Ditangkap karena Melanggar Prosedur Lockdown di Malaysia

Seribu Orang Ditangkap karena Melanggar Prosedur Lockdown di Malaysia

Seribu Orang Ditangkap karena Melanggar Prosedur Lockdown di Malaysia

Seribu Orang Ditangkap karena Melanggar Prosedur Lockdown di Malaysia

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya