0
Thumbs Up
Thumbs Down

Sertifikasi Halal UMKM di Jatim Baru 40 Persen

inilahcom
inilahcom - Tue, 03 Dec 2019 05:11
Dilihat: 30
Sertifikasi Halal UMKM di Jatim Baru 40 Persen

Surabaya - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mengimbau pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sektor makanan dan minuman (Mamin) yang ada di Jatim untuk segera mengurus sertifikasi halal.

Imbauan ini menyusul kebijakan Kementerian Agama yang mewajibkan pelaku usaha mamin untuk mencantumkan label halal di setiap produk yang mereka jual per 17 Oktober 2019. Dan memberi tenggang waktu selama lima tahun, tepatnya hingga 17 Oktober 2024, bagi pelaku UMKM mamin untuk mengajukan proses sertifikasi.

Wakil Ketua Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto menegaskan bahwa selama ini UMKM memang belum banyak yang mengurus sertifikat halal. Selain karena proses dianggap rumit, biaya juga dianggap relatif mahal.

Disamping itu, pelaku UMKM juga belum menyadari pentingnya sertifikat dalam persaingan perdagangan global. Padahal pasar produk halal sangat besar. Selain pasar dalam negeri, pasar produk halal luar negeri juga sangat potensial, seperti di Timur Tengah, Malaysia, Singapura dan Thailand.

"Kalau mereka tidak segera menyadari dan mengurusnya, produk mereka akan tersingkir. Sekarang saja, hampir seluruh produk luar negeri yang masuk ke Indonesia sudah ada label halal di kemasannya," ujar Adik di Surabaya, Senin (1/12/2019).

Hingga saat ini, jumlah UMKM di Jatim yang telah mengurus sertifikasi halal masih belum mencapai 50 persen. Bahkan data Forum Industri Kecil Menengah (IKM) Jatim, UMKM yang telah memiliki sertifikasi halal baru 40 persen.

Sementara data Dinas Koperasi dan UMKM Jatim, UMKM Jatim didominasi oleh sektor mamin. Dari 12,1 juta umkm di Jatim, 60 persen adalah pengusaha mamin.


Diikuti fashion sebesar 30 persen, sisanya perhiasan dan Pernik. Meski mendominasi, tetapi mereka masih saja mengaku kesulitan mendapatkan sertifikat halal.

"Artinya, potensi UMKM mamin kita sangat besar. Atas dasar itu, Kadin berupaya mendorong dan berjanji memfasilitasi mereka untuk mendapatkannya. Kadin Jatim juga akan menjalin kerjasama dengan sejumlah pihak yang berwenang agar proses itu lebih mudah, misalnya dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Kalau perlu, kami juga akan melakukan pendampingan dan pelatihan," pungkasnya. [beritajatim]

Sumber: inilahcom

Sertifikasi Halal UMKM di Jatim Baru 40 Persen

Sertifikasi Halal UMKM di Jatim Baru 40 Persen

Sertifikasi Halal UMKM di Jatim Baru 40 Persen

Sertifikasi Halal UMKM di Jatim Baru 40 Persen

Sertifikasi Halal UMKM di Jatim Baru 40 Persen

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya