0
Thumbs Up
Thumbs Down

Siswa Madrasah Dapat Paket Data Gratis

Republika Online
Republika Online - Thu, 24 Sep 2020 15:24
Dilihat: 51
Siswa Madrasah Dapat Paket Data Gratis

JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) membantu siswa madrasah dengan memberikan paket data. Kemenag menggandeng lima operator telekomunikasi untuk memberikan paket data secara cuma-cuma untuk meringankan beban siswa dan orang tua saat pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, pandemi Covid-19 mengharuskan siswa madrasah belajar dari rumah dengan PJJ. Hal ini berakibat kebutuhan kuota internet meningkat dan ini bisa membebani orang tua mereka.

"Kami telah bersinergi dengan Telkomsel, Indosat, XL Axiata, Tri, dan Smartfren memberikan kartu perdana gratis kepada siswa madrasah," kata Ramdhani melalui pesan tertulis kepada Republika, Kamis (24/9).

Menurutnya, upaya lain untuk membantu madrasah di tengah pandemi terus dilakukan. Misalnya, Kemenag saat ini tengah mengusulkan anggaran untuk menunjang pelaksanaan PJJ di madrasah kepada Kementerian Keuangan.

"Kita masih upayakan, kita sedang mengajukan usulan anggaran khusus bantuan penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh di madrasah," ujarnya.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Ahmad Umar menambahkan, upaya meringankan beban siswa madrasah sudah dilakukan sejak masa awal pandemi. Kemenag misalnya segera mengeluarkan kebijakan yang membolehkan penggunaan dana BOS untuk menunjang kegiatan PJJ.

"Kami pada awal Juni juga sudah melakukan kerjasama dengan provider untuk memberi paket data dengan harga terjangkau bagi siswa dan guru madrasah," ujarnya.

Untuk kerjasama kali ini, lanjut Umar, paket data diberikan secara gratis dalam bentuk kartu perdana. Adapun besaran kuotanya, berbeda-beda sesuai kesepakatan kerjasama yang ditandatangani dua belah pihak.

XL Axiata misalnya, menurut Feby Sallyanto yang mewakili perusahaan, pihaknya akan menyalurkan bantuan berupa kartu SIM gratis kepada para pelajar madrasah dengan kuota 30 GB. Kartu tersebut bisa mereka manfaatkan selama dua bulan.

"Mekanisme penyaluran bantuan akan dilakukan dengan cara pendistribusian kartu SIM kepada madrasah di seluruh Indonesia," ujar Feby.

Layanan yang sama akan diberikan PT Indosat. Perusahaan ini memberikan paket kartu perdana gratis yang didalamnya sudah ada paket internet 30 GB. "Paket tersebut bisa digunakan siswa madrasah di seluruh Indonesia, kapan dan dimana saja untuk mengakses situs, portal, serta IP yang ada hubungannya dengan pembelajaran," ujar SVP Head of Regional and SME Fully Humaeroh.

Smartfren juga telah meluncurkan promo gratis kuota 30 GB yang dapat digunakan pelanggan untuk mengakses ruang guru tanpa biaya. Smartfren juga telah membagikan MiFi dan kartu perdana gratis guna mendukung kegiatan belajar mengajar.

"Semoga melalui kerja sama dengan Kementerian Agama, Smartfren dapat membantu terlaksananya kegiatan belajar jarak jauh sekaligus menjaga semangat para siswa dan tenaga pengajar di seluruh Indonesia untuk menggapai berbagai peluang baru," ujar Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys.

Tri Indonesia juga siap mendukung program pembelajaran jarak jauh. Provider ini akan memberikan 10.000 kartu dengan total kuota 27 GB, terdiri atas 7 GB kuota internet reguler di semua jaringan, 20 GB untuk aplikasi pendidikan. "Semoga melalui kerjasama dengan Kementerian Agama, Tri Indonesia dapat membantu terlaksananya kegiatan belajar jarak jauh untuk para guru dan siswa," kata Wakil Presiden Direktur PT Hutchison 3 Indonesia Muhammad Buldansyah.

Sementara Telkomsel, akan menyediakan kartu perdana dengan kuota data 10 GB dari paket MBJJ (Merdeka Belajar Jarak Jauh) senilai Rp 10, dan dilengkapi paket renewal dengan kuota 11 GB senilai Rp 5.000. Telkomsel akan melakukan distribusi kartu perdana khusus tersebut kepada institusi madrasah yang telah mendaftarkan diri di sistem pendataan online Kementerian Agama.

"Telkomsel merasa senang dapat kembali menjalin kolaborasi bersama Kementerian Agama sehingga bisa terus bergerak maju bersama mendampingi institusi pendidikan tingkat madrasah di seluruh Indonesia dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran jarak jauh secara efektif dan efisien," kata PoH Direktur Sales Andri Wibawanto.


Berita Terkait
  • PJJ, Sekolah di Depok Bisa Gunakan Dana BOS dan BOP PAUD
  • Kemenag Berharap Indonesia Masuk Negara yang Diijinkan Umroh
  • 12.548 Kelurahan/Desa Belum Terjangkau Sinyal 4G
Berita Lainnya
  • Arteria Pertanyakan Cleaning Service di Kebakaran Kejagung
  • Siswa Madrasah Dapat Paket Data Gratis

Siswa Madrasah Dapat Paket Data Gratis

Siswa Madrasah Dapat Paket Data Gratis

Siswa Madrasah Dapat Paket Data Gratis

Siswa Madrasah Dapat Paket Data Gratis

Siswa Madrasah Dapat Paket Data Gratis

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya