0
Thumbs Up
Thumbs Down

Soal Pemangkasan Eselon, LIPI: Bukan Hal Baru

Republika Online
Republika Online - Sun, 20 Oct 2019 20:26
Dilihat: 23
Soal Pemangkasan Eselon, LIPI: Bukan Hal Baru

JAKARTA -- Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Profesor Siti Zuhro menyampaikan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pemangkasan eselonisasi atau jabatan struktur birokrasi bukan sesuatu yang baru. Ia mengatakan pemangkasan eselon III dan eseolon IV merupakan salah satu program percepatan Rerformasi Birokrasi.

"Sebenarnya apa yg disampaikan Jokowi bukan hal baru, karena pernah muncul sebelumnya, tapi tidak ditindaklanjuti," ungkap Siti Zuhro saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (20/10).

Menurut Siti, pemangkasan eselon III dan IV tidak dilakukan kepada seluruh eselon III dan IV karena secara faktual sangat diperlukan. Misalnya, camat menduduki jabatan struktural eselon III, sedangkan luran eselon IV.

Dia menambahkan pemangkasan bisa saja dilakukan hingga eselon II pada bidang perencanaan-perencanaan dan pejabat-pejabat administrasi (back office). Namun, ia menangatakan, hal ini menuntut perubahan bentuk organisasi struktural menjadi matriks dengan jabatan fungsional berdasarkan kompetensi.

"Konsep ini disebut pula dengan miskin struktur kaya fungsi. Kalau konsep ini dilakukan secara masif, hasilnya akan sangat baik. Tapi utk ini perlu persepsi yg sama dan ada political will," tutur Siti.

Kendati terkendala pada masa lalu, Siti meyakini, kebijakan ini bakal terwujud karena Jokowi sebagai kepala negara yang langsung menyampaikan. Namun, ia menyarankan agar pemangkasan dilakukan bertahap agar hasilnya lebih konkret.

Dia menambahkan pemangkasan sebaiknya dilakukan pada jabatan-jabatan administratif atau back office. Kebijakan ini, sambungnya, sekaligus untuk memperkuat keberadaan jabatan-jabatan fungsional atau keahlian yang ada.

"Artinya, kebijakan tersebut secara teknis bisa dilakukan secara bertahap, agar pengambilan keputusan bisa lebih cepat. Disamping itu utk memperkuat profesionalisme melalui jabatan fungsional," jelasnya.

Dengan demikian, menurut Siti, LAN dan seluruh badan diklat/ balai-balai harus mempercepat delivery-nya guna menghasilkan ASN yang memiliki kompentensi sesuai dengan bidang kerjanya. Kemudian sebagai panutan, Menpan RB perlu menjadi pionir utk lingkungannya seperti BKN, LAN, BPKP, ARNAS. "Dalam arti bisa mencontohkan penghapusan eselon 3, 4, dan 5," tutup Siti Zuhro.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganggap keberadan eselon I-IV yang ada di kementerian dan lembaga terlalu banyak. Karena itu dalam program kerja terbarunya, Jokowi berhasrat ingin menyederhanakan eselonisasi ini disederhanakan. Sehingga akan dipangkas hanya menjadi dua level saja. Hal ini disampaikan Jokowi dalam pidatonya usai dilantik menjadi Presiden untuk periode 2019-2024.


Berita Terkait
  • Hasto: Megawati Telah Serahkan Nama-nama Calon Menteri
  • Didesak Bocorkan Menteri, Jokowi: Sing Sabar Semuanya
  • Petugas Polda Metro Jaya Geledah Rumah Eggi Sudjana
Berita Lainnya
  • Pimpinan MPR Temui JK
  • Kegentingan Setelah UU KPK Versi Revisi Berlaku Hari Ini

Soal Pemangkasan Eselon, LIPI: Bukan Hal Baru

Soal Pemangkasan Eselon, LIPI: Bukan Hal Baru

Soal Pemangkasan Eselon, LIPI: Bukan Hal Baru

Soal Pemangkasan Eselon, LIPI: Bukan Hal Baru

Soal Pemangkasan Eselon, LIPI: Bukan Hal Baru

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya