0
Thumbs Up
Thumbs Down

Sosok Menteri Harus Menjaga Kewibawaan Presiden Jokowi

okezone
okezone - Mon, 02 Dec 2019 22:57
Dilihat: 33
Sosok Menteri Harus Menjaga Kewibawaan Presiden Jokowi

JAKARTA - Airlangga Hartarto diminta untuk peka agar tidak merangkap jabatan sebagai Menko Perekonomian dan Ketua Umum Partai Golkar. Mengingat, hal itu bisa menjadi preseden buruk bagi pemerintahan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago menjelaskan, adanya rangkap jabatan itu, yang dirugikan bukan Airlangga, tetapi kewibawaan Presiden Jokowi sebagai kepala negara. Dan rakyat pasti menyoroti hal tersebut.

"Harusnya orang yang telah dipercaya presiden itulah yang sadar posisi. Harus memilih menjadi menteri seperti diamanatkan presiden atau memilih fokus mengurus partai sebagai ketua umum," kata Pangi saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Baca juga: Jokowi Tetap Bela Stafsusnya soal Cuitan "Kubu Sebelah"

Seharusnya, kata Pangi, Airlangga bisa menjadikan contoh dari pemerintahan Jokowi jilid I. Pasalnya, kala itu, Presiden melarang rangkap jabatan para menteri yang diangkatnya.

"Airlangga Hartarto yang masuk kabinet di pertengahan periode pertama Jokowi menjadi pelopor sebagai menteri yang merangkap jabatan ketua umum parpol. Padahal, larangan itu jelas diatur dalam UU No 39 tahun 2008 tentang Kementerian Negara," ujar Pangi.

Apalagi secara hukum, kata Pangi, larangan rangkap jabatan bagi menteri adalah hal yang gamblang. Pasal 23 ayat 1 huruf C menyebutkan menteri dilarang merangkap jabatan sebagai pimpinan organisasi yang dibiayai dari APBN dan atau APBD.

Baca juga: Pangkas Eselon III-IV, Jokowi: Kita Butuh Kecepatan Bekerja

Pangi beranggapan partai politik adalah organisasi yang salah satu sumber pendanaannya dari keuangan negara yang berasal dari APBN dan atau APBD, sebagaimana diatur dalam Pasal 34 ayat 1 (c) UU Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik.

"Akibat pelanggaran UU Kementerian Negara yang dipelopori Airlangga, kini di periode kedua Presiden Jokowi bahkan, mengangkat tiga menteri sekaligus yang menjabat ketua umum partai. Mereka yakni Airlangga Hartarto (Partai Golkar), Prabowo Subianto (Gerindra) dan Suharso Monoarfa (PPP)," papar Pangi.

Oleh karena itu, saat ini Presiden Jokowi punya kesempatan besar sebagai pemimpin yang bertanggung jawab dengan menyelesaikan janjinya.


"Tradisi rangkap jabatan menteri yang dimulai dari Airlangga Hartarto harus segera diakhiri," tutup Pangi.

Sumber: okezone

Sosok Menteri Harus Menjaga Kewibawaan Presiden Jokowi

Sosok Menteri Harus Menjaga Kewibawaan Presiden Jokowi

Sosok Menteri Harus Menjaga Kewibawaan Presiden Jokowi

Sosok Menteri Harus Menjaga Kewibawaan Presiden Jokowi

Sosok Menteri Harus Menjaga Kewibawaan Presiden Jokowi

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya