0
Thumbs Up
Thumbs Down

Sri Mulyani: Prioritas Belanja APBN 2021 untuk Kesehatan dan Bansos

okezone
okezone - Thu, 26 Nov 2020 14:21
Dilihat: 39
Sri Mulyani: Prioritas Belanja APBN 2021 untuk Kesehatan dan Bansos

JAKARTA - Belanja negara 2021 fokus pada 3 hal yaitu penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi dan penguatan reformasi kebijakan untuk mempersiapkan pondasi transformasi ekonomi menuju Indonesia maju.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, melalui program pencegahan penyebaran, dan juga untuk program pengadaan vaksin Covid-19 serta proses vaksinasi.

"Rinciannya bahwa total anggaran di bidang kesehatan pada tahun 2021 mencapai Rp169,7 triliun," kata Sri Mulyani, di Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Baca Juga: Sri Mulyani Minta Pejabat Banyak Belanja di 2021

Sementara itu, anggaran pendidikan akan tetap menjadi alokasi terbesar yaitu Rp550 triliun atau 20% dari belanja negara, yang ditujukan untuk mendukung reformasi pendidikan termasuk perekrutan satu juta guru honorer menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.

Perlindungan sosial disebut juga tetap menjadi prioritas dengan anggaran sebesar Rp408,8 triliun. Dia mengatakan, dengan reformasi dan perbaikan, program perlindungan sosial diharapkan makin tepat sasaran dan efektif, serta didukung dengan penyempurnaan data terpadu kesejahteraan sosial.

"Belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp1.032 triliun ditunjukkan untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional sekaligus memperkuat fondasi struktur ekonomi agar makin kompetitif, produktif, dan inovatif," tambah Menkeu.

Baca Juga: Demi Vaksin Covid-19, Anggaran Kesehatan Ditambah Rp9,7 Triliun

Program prioritas untuk 2021 meliputi pembangunan kawasan industri, pengembangan food estate, dukungan pariwisata, pembangunan infrastruktur, dan program padat karya. APBN 2021 juga akan mendukung program peningkatan infrastruktur dan peran teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dan transformasi digital.

Menkeu menambahkan bahwa mulai tahun 2021, akan dilaksanakan reformasi penganggaran pada Kementerian/Lembaga (K/L) dengan penganggaran berbasis hasil. Hal itu mencakup peningkatan integrasi konvergensi kegiatan pembangunan antar K/L, pengurangan duplikasi kegiatan antar K/L, dan penajaman rumusan program. Selain itu, Menkeu juga menekankan bahwa di sisi penerimaan negara juga dilakukan reformasi di bidang perpajakan.


Sementara itu, untuk Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun 2021 dialokasikan sebesar Rp795,5 triliun. Alokasi anggaran TKDD ini dilakukan dengan kebijakan untuk meningkatkan kualitas hasil dan kualitas kontrol, mendorong Pemerintah Daerah di dalam pemulihan ekonomi serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan di daerah.

Sumber: okezone

Sri Mulyani: Prioritas Belanja APBN 2021 untuk Kesehatan dan Bansos

Sri Mulyani: Prioritas Belanja APBN 2021 untuk Kesehatan dan Bansos

Sri Mulyani: Prioritas Belanja APBN 2021 untuk Kesehatan dan Bansos

Sri Mulyani: Prioritas Belanja APBN 2021 untuk Kesehatan dan Bansos

Sri Mulyani: Prioritas Belanja APBN 2021 untuk Kesehatan dan Bansos

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya