0
Thumbs Up
Thumbs Down

Studi Psikologi Petakan Karakter Mental Kaum Radikal

Republika Online
Republika Online - Tue, 23 Feb 2021 21:09
Dilihat: 68
Studi Psikologi Petakan Karakter Mental Kaum Radikal

JAKARTA -- Universitas Cambridge mengklaim sukses memetakan karakter mental individu berpandangan ekstrem. Ilmuwan meyakini esktremisme berakar pada kemampuan kognitif manusia memahami hal rumit, terlepas dari ideologinya.

Kemampuan nalar manusia memberikan petunjuk ideologi seperti apa yang kelak akan dianut. Menurut penelitian yang dirilis Universitas Cambridge, Inggris, pada Senin (22/2), individu berpandangan ekstrim kesulitan menjalankan tugas psikologis yang rumit.

Studi tersebut menyimpulkan, gabungan karakter individu dan kemampuan kognitif, yakni bagaimana otak manusia mencerna informasi, bisa "memprediksi" pandangan ekstrim di lintas ideologi, termasuk nasionalisme atau agama. Karakter psikologis ini mencakup daya ingat yang rendah, dan kemampuan mencerna perubahan warna atau bentuk yang lambat.

Selain itu, individu berpandangan ekstremis juga memiliki kecenderungan mencari perhatian atau bersikap impulsif. Demikian menurut keterangan pers yang dipublikasikan Universitas Cambridge di laman internetnya.

Studi tersebut mengandalkan hasil penelitian sebelumnya, dan mengundang 330 warga Amerika Serikat berusia antara 22 dan 63 tahun. Responden menjalani sebanyak 22 survey kepribadian dan 37 tugas neuropsikologi, selama dua pekan. Tugas dibuat netral, tanpa kaitan politik atau emosi, seperti mengingat bentuk visual atau mengikuti pergerakan benda di layar monitor.

Dalam penelitiannya, ilmuwan juga memetakan karakter psikologis individu yang memiliki sikap konservatisme politik yang ekstrim, atau individu berpandangan dogmatis, yakni padangan kaku yang sulit diubah. Dalam hal ini, otak yang bersangkutan cenderung mengikuti pola kognitif yang lambat tapi akurat, ketimbang cepat tapi tidak akurat seperti pada kaum berpandangan liberal.


Ilmuwan meyakini, meski masih di tahap awal, studi ini bisa membantu mengidentifikasi atau menolong individu yang rentan teradikalisasi di setiap spektrum politik atau ideologi.

Berita Terkait
  • 'Konflik Timur Tengah Suburkan Radikalisme di Indonesia'
Berita Lainnya
  • Imam Besar Masjid Istiqlal Imbau Warga tak Ragu Divaksin
  • Bikin Ketawa Nakes, Ini Beragam Ekspresi dan Momen Lucu Wartawan di Solo Saat Jalani Vaksinasi Covid-19

Studi Psikologi Petakan Karakter Mental Kaum Radikal

Studi Psikologi Petakan Karakter Mental Kaum Radikal

Studi Psikologi Petakan Karakter Mental Kaum Radikal

Studi Psikologi Petakan Karakter Mental Kaum Radikal

Studi Psikologi Petakan Karakter Mental Kaum Radikal

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya