0
Thumbs Up
Thumbs Down

Studi SAP: Pelanggan E Commerce Masih Perlu In-Store

wartaekonomi
wartaekonomi - Mon, 26 Nov 2018 23:10
Dilihat: 130
Jakarta

SAP SE (NYSE: SAP) baru saja merilis hasil study terkait kebiasaan berbelanja online bagi consumer di Amerika Serikat. Ternyata, tujuh dari sepuluh consumer yang membeli produk-produk fashion secara online tetap mendambakan pengalaman bertransaksi secara langsung yang ditawarkan oleh retailer, seperti fitting room.

Berikut ini adalah beberapa temuan dalam SAP Consumer Propensity Study terbaru yang mensurvei 1.000 konsumer Amerika Serikat terkait kebiasaan mereka saat berbelanja online.

Survey mengindikasikan bahwa para pembeli senang dengan kepraktisan berbelanja online, namun merasa biaya pengirimkan lebih tinggi dari yang diharapkan atau proses pengembalian yang bertele-tele dengan cepat mengubah pemikiran tersebut," kata Chris Hauca selaku Head of Strategy, SAP Commerce Cloud. "Para retailer harus mempertimbangkan tentang bagaimana mereka mampu menghilangkan kejutan-kejutan mengganggu untuk consumer. Untuk memastikan pengalaman yang baik dan terus bertahan setelah pembelian, perusahaan perlu terhubung dengan proses-proses yang dihadapi pelanggan, dengan rantai pasokan back-end,

Beberapa wawasan tambahan dari survey tersebut yang dapat membantu menghindari pengabaian keranjang belanja (Shopping Cart) oleh pelanggan sepeti; menyediakan gratis ongkos kirim, pelanggan paling sering meninggalkan keranjang belanja mereka karena masalah biaya pengiriman (62 persen); menyediakan lebih banyak pilihan kepada pelanggan karena satu dari tiga pelanggan percaya bahwa pengalaman berbelanja online dapat ditingkatkan dengan memiliki toko konvensional untuk mencoba dan menguji produk-produk sebelum membelinya; menyajikan lebih banyak informasi kepada pelanggan guna menolong mereka membuat pilihan. 47 persen pembeli yang disurvei mempercayai bahwa berbelanja dapat ditingkatkan karena perbedaan harga dan spesifikasi antara dua produk yang mirip. Berdasarkan survey, 40 persen responden telah memakai keranjang belanja sebagai cara untuk membandingkan harga dengan situs-situs dan merk lain.

Penulis: ***

Editor: Sufri Yuliardi


Foto: SAP

Sumber: wartaekonomi

Studi SAP: Pelanggan E Commerce Masih Perlu In-Store

Studi SAP: Pelanggan E Commerce Masih Perlu In-Store

Studi SAP: Pelanggan E Commerce Masih Perlu In-Store

Studi SAP: Pelanggan E Commerce Masih Perlu In-Store

Studi SAP: Pelanggan E Commerce Masih Perlu In-Store

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya