0
Thumbs Up
Thumbs Down

Sukawati Tata Joging Trek Desa Wisata

Nusabali
Nusabali - Mon, 14 Sep 2020 11:26
Dilihat: 40
Sukawati Tata Joging Trek Desa Wisata
Joging trek ini digarap apik sebagai salah satu ikon kawasan desa wisata. "Di jalur trek ini sudah dibuatkan jembatan oranye, dan rumah pohon sebagai daya tarik," jelas Perbekel Desa Sukawati I Dewa Gede Dwi Putra, Minggu (12/9). Jembatan oranye ini pula, menjadi spot selfie baru bagi kalangan anak muda. "Setiap hari Jumat ada lansia senam dengan jumlah 20 orang. Hari Minggu yoga desa dengan 25 orang di halaman joging trek," jelasnya.

Oleh karena masih situasi pandemi, pelaksanaan senam lansia dan yoga desa berpedoman pada protokol kesehatan. Di antaranya, pola hidup bersih sehat, memakai masker dan jaga jarak. "Di setiap sudut strategis, juga kami pasang spanduk imbauan protokol kesehatan," jelas Perbekel Dewa Dwi Putra.

Dengan tambahan jembatan oranye, jalur joging trek bertambah panjang 600 meter ke selatan. "Di selatan ada sungai Tangkid dengan pemandangan beji dan tebing. Ini sedang kami tata," jelasnya. Di antara tebing-tebing batu, mengalir air ke sungai. Ke depan diproyeksikan akan dijadikan wisata air, semisal kano atau mini ban. "Di atas sungai, pengunjung bisa menikmati treking," jelasnya. Di sisi barat sungai, juga dibuatkan jalan tembusan. "Ada Jalan Usaha Tani di Banjar Telabah akan nyambung nanti dengan joging trek di Banjar Gelumpang. Jaraknya sekitar 700 meter," jelasnya.

Dibukanya akses jalan usaha tani sebagai joging trek dan objek wisata, diharapkan mampu membangkitkan perekonomian masyarakat setempat. "Saat ini, di joging trek sudah ada tiga warga yang buka warung. Karena animo masyarakat untuk olah raga dan wisata cukup tinggi," jelasnya. Di smping itu, tujuan utama jalan usaha tani ini dipermanen yakni memudahkan petani membawa mengangkut hasil tani. "Di sekitar jembatan, kami juga menata kebun," imbuhnya.

Seperti diketahui, jalan usaha tani wilayah Subak Landep Banjar Gelumpang, Desa/Kecamatan Sukawati disulap menjadi area Jogging Track sejak Tahun 2018. Terdapat jalan lingkar sepanjang sekitar 1,5 kilometer.

Perbekel Sukawati Dewa Gede Dwi Putra ketika menjelaskan, jalan usaha tani ini dilengkapi dengan 5 spot selfie, 3 bale bengong, serta 5 set tempat duduk yang dianggarkan melalui dana Desa. "Sejatinya, tujuan awalnya adalah memperbaiki jalan usaha tani di wilayah Sukawati. Karena kondisinya memang rusak, sempit dan becek saat musim hujan. Namun setelah kita survei, ternyata jalan ini berpotensi dikembangkan sebagai tempat olahraga sekaligus objek wisata baru. Terlebih, Desa Sukawati saat ini sedang melangkah menjadi Desa Wisata," ungkapnya.

Pantauan di lokasi, lokasi yang masih asri, menjadi sangat layak sebagai pilihan sehat keluarga untuk berolahraga santai dengan nuansa rekreasi alam yang menawan. Akses dari jalan utama jaba Pura Ulun Carik ke selatan telah tertata dengan jalan paping yang cukup lebar. Kini, jalur jogging track diperpanjang hingga perbatasan desa Sukawati dengan Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati. *nvi
Sumber: Nusabali

Sukawati Tata Joging Trek Desa Wisata

Sukawati Tata Joging Trek Desa Wisata

Sukawati Tata Joging Trek Desa Wisata

Sukawati Tata Joging Trek Desa Wisata

Sukawati Tata Joging Trek Desa Wisata

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya