0
Thumbs Up
Thumbs Down

Survei Sebut Aparat Semakin Semena-mena, Ini Respons Polri

Republika Online
Republika Online - Tue, 27 Oct 2020 00:07
Dilihat: 246
Survei Sebut Aparat Semakin Semena-mena, Ini Respons Polri

JAKARTA -- Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Awi Setiyono merespons hasil survei Indikator Politik Indonesia yang menunjukkan mayoritas publik menilai polisi semakin semena-mena menangkap warga yang berbeda pilihan politik dengan penguasa. Justru menurutnya, pihak Kepolisian selalu bertindak sesuai dengan prosedur

"Terkait dengan penangkapan atau penindakan itu semua berdsasarkan adanya laporan polisi, itu bisa model A atau model B, kita memakai dasar dan tentunya berproses berdasarkan konstruksi hukum yang ada," ujar Awi dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/10).

Menurut Awi, seseorang bisa terkena pelanggaran pidana, berdasarkan peristiwa dan unsur-unsur yang dilanggar. Kemudian dari sanalah kontruksi hukum yang akan digunakan aparat penegak hukum, tapi tetap harus berdasarkan undang-undang.

Namun, kata Awi, jika masyarakat merasa tidak puas atas tindakan kepolisian, maka ada ruang praperadilan. Hal itu sudah diatur dalam Pasal 77 KUHAP.

"Kalau masyarakat tidak setuju atau mengetes sah tidaknya penangakpan, penghentian penyedikan, bisa di praperadilan, sebagai kontrol, polisi sudah betul atau tidak, silahkan diuji, nanti akan diadili hakim tunggal," ungkap Awi.

Indikator Politik Indonesia dalam survei terbarunya menemukan, mayoritas publik setuju, aparat makin bertindak semena-mena terhadap masyarakat yang berbeda pendapat. Sebanyak 37,9 persen responden menyatakan agak setuju bahwa aparat makin semena-mena. Ada 19,8 persen menilai sangat setuju aparat makin semena-mena terhadap warga yang berbeda pilihan politiknya dengan penguasa.


"Kalau saya gabung sangat setuju dengan agak setuju itu mayoritas, jadi variabel kebebasan sipil itu sepertinya belnya sudah bunyi nih hati-hati," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam diskusi daring, Ahad (25/10).

Berita Terkait
  • Aparat yang Dinilai Semakin Semena-mena dan Tanggapan Polri
  • Survei: 47,9 Persen Setuju Pilkada Ditunda
  • Survei: Mayoritas Setuju Warga Makin Takut Nyatakan Pendapat
Berita Lainnya
  • PM Vietnam Tanggapi Tuduhan AS Soal Manipulasi Mata Uang
  • Meski 48 Meninggal, Korsel Tetap Lanjutkan Vaksinasi Flu

Survei Sebut Aparat Semakin Semena-mena, Ini Respons Polri

Survei Sebut Aparat Semakin Semena-mena, Ini Respons Polri

Survei Sebut Aparat Semakin Semena-mena, Ini Respons Polri

Survei Sebut Aparat Semakin Semena-mena, Ini Respons Polri

Survei Sebut Aparat Semakin Semena-mena, Ini Respons Polri

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
harian pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya