0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tahun 2020 Bali Ditarget Bebas Rabies

Nusabali
Nusabali - Sun, 15 Sep 2019 08:16
Dilihat: 39
Tahun 2020 Bali Ditarget Bebas RabiesDENPASAR,
Tren penurunan kasus rabies yang sempat meresahkan pada tahun 2012 silam karena adanya penanganan massal, mulai vaksinasi dan sejumlah pencegahan lainnya. "Kasus rabies sejak bulan Juli (2019) setelah vaksinasi massal rabies telah mengalami penurunan. Vaksinasi massal tersebut dilaksanakan pada bulan Maret-Juli 2019 dengan menyasar 716 desa se-Bali. Total cakupan vaksinasi hingga September mencapai 92 persen," terang Mardiana di Denpasar, Sabtu (14/9).

Ditambahkannya, jumlah populasi anjing yang telah divaksinasi memberikan dampak signifikan. Dari total populasi anjing di Bali yang berjumlah 573 ribu ekor, yang telah tervaksinasi mencapai 510 ribu ekor. "Sedangkan angka kasus rabies hingga September 2019 masih ada kasus yang sifatnya insidentil terhadap anjing-anjing yang belum tervaksin. Misalnya ada kasus anjing yang dibuang pemiliknya atau anjing liar yang berkeliaran di semak-semak hingga pegunungan, yang sulit dijangkau tim kami," jelas Mardiana.

Mardiana membeberkan, dari sembilan kabupaten/kota se-Bali, Kabupaten Tabanan sejak Januari 2019 tercatat nihil kasus positif rabies. Di Badung terdapat satu kasus, yakni di daerah Kecamatan Kuta Selatan. Sementara di Jembrana muncul satu kasus di Desa Medewi, itupun terjadi akibat anjing liar yang dibuang oleh pemiliknya di tepi pantai. Sedangkan di Buleleng hanya terjadi satu-dua kasus, yakni di daerah Gerokgak. Hal itu kemudian ditindaklanjuti dengan vaksinasi ulang dan eliminasi.

Sementara itu, di Kabupaten Karangasem masih terjadi satu-dua kasus di daerah Kubu dan Kecamatan Abang. Pemprov Bali lantas tindaklanjuti dengan pembuatan pararem bagi masyarakat yang meliarkan anjingnya akan dieliminasi serta dikenakan denda.

Selanjutnya di Bangli juga tak jauh berbeda, hanya terjadi satu-dua kasus. Yakni di daerah Kecamatan Kintamani. Demikian pula di Kabupaten Klungkung masih terjadi satu-dua kasus. Sedangkan Gianyar hanya satu kasus, dan telah ditindaklanjuti dengan vaksinasi ulang pada anak anjing kelahiran baru. "Intinya semua hanya bersifat insidentil dan kasuistik," tegas Mardiana.

Tak hanya itu, pihaknya bersama tim juga telah bekerja ekstra dan memberi prioritas guna mengatasi rabies di kawasan yang masuk Zona Merah Rabies. Selain itu, berbagai upaya pencegahan pun juga dilakukan melalui sosialisasi Perda Nomor 15 tahun 2009 tentang Pemberantasan Rabies di Bali. Dalam Perda itu disebutkan bahwa setiap warga masyarakat yang memiliki anjing wajib memelihara dan merawat kesehatan anjing mereka

Mulai September 2019 ini menurutnya, akan dilakukan vaksinasi kembali terhadap anjing-anjing yang belum tervaksinasi serta anjing yang baru lahir. "Ini dilakukan agar Desember (2019) mendatang target Bali Bebas Rabies 2020 seperti yang dicanangkan bisa lebih cepat tercapai. Tidak perlu tunggu 2020," tegasnya.

Sementara itu, Prof Dr Ketut Pudja, akademisi yang juga sering disebut 'pakar rabies' menyebut bahwa dukungan dari Pemerintah Provinsi Bali membuat kasus rabies di Bali secepatnya mampu dituntaskan, hingga mengembalikan nama Bali sebagai Provinsi Bebas Rabies seperti beberapa tahun sebelumnya. "Tahun ini (2019) pun kami bersama Disnak dan tim berusaha 'menggempur' rabies agar bisa tuntas di Provinsi Bali. Jadi di tidak perlu tunggu tahun 2020," ujar Pudja belum lama ini dalam rilis Humas Pemprov Bali yang diterima NusaBali.

Sementara Kadis Kesehatan Provinsi Bali, Ketut Suarjaya, juga menyatakan pihaknya mendukung penuh penanggulangan rabies terutama dengan tindakan kesehatan jika terjadi gigitan anjing serta penyediaan Vaksin Anti Rabies (VAR). "Juga didukung dengan adanya 42 Rabies Center di seluruh Bali. Jika mampu terlaksana (tahun 2020 bebas rabies, red) tentu sangat baik dan kita dukung penuh," harapnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian (Kementan) RI, I Ketut Diarmita berharap Bali segera bisa bebas rabies. Dia berharap dana Pusat yang dikucurkan betul-betul maksimalkan digunaka untuk memberantas rabies di Pulau Dewata. *nat
Sumber: Nusabali

Tahun 2020 Bali Ditarget Bebas Rabies

Tahun 2020 Bali Ditarget Bebas Rabies

Tahun 2020 Bali Ditarget Bebas Rabies

Tahun 2020 Bali Ditarget Bebas Rabies

Tahun 2020 Bali Ditarget Bebas Rabies

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya