0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tahun 2022 Dispar Target Bentuk 70 Desa Wisata

Nusabali
Nusabali - Thu, 09 Dec 2021 11:38
Dilihat: 65
Tahun 2022 Dispar Target  Bentuk 70 Desa Wisata
Selain itu Dispar juga akan melakukan asesmen untuk mengklasifikasi desa wisata yang sudah ada saat ini sebanyak 31 desa wisata.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Buleleng I Gede Dody Sukma Oktiva Askara, menjelaskan tahun ini sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Buleleng, sudah memiliki 31 desa wisata. Sehingga tahun depan dirancang penambahan desa wisata sebanyak 39 desa wisata.

"Yang 31 desa wisata ini akan dievaluasi dan diklasifikasi. Aturan regulasi terbaru dari pusat mengharuskan ada pengklasteran desa wisata. Mulai dari desa wisata rintisan, berkembang maju, dan mandiri," ucap Dody, Rabu (8/12). Pengklasifikasian desa wisata akan dilakukan melalui asesmen Dinas Pariwisata yang disesuaikan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Sedangkan desa wisata baru yang akan dibentuk pada 2022 mendatang dirancang sebagai desa wisata rintisan. Menurutnya pemerintah pusat menargetkan penambahan desa wisata, dengan harapan dapat lebih mensejahterakan masyarakat di desa. Penambahan 39 desa wisata di Buleleng tahun depan, menurut Dody, bukanlah sesuatu yang berat. Sebab untuk menjadi desa wisata rintisan syaratnya sangat mudah. Hanya perlu komitmen dari pemerintah desa untuk mengembangkan desanya menjadi desa wisata.

Syarat wajibnya desa hanya dituntut memiliki atraksi yang dapat dijual untuk pariwisata. Atraksi yang dimaksud pun tak harus pertunjukan seni dan budaya, tetapi dapat berupa atraksi alam maupun atraksi tradisi, upacara, dan adat istiadat setempat. "Dari 148 desa/kelurahan yang ada di Buleleng tentu tidak susah untuk membentuk desa wisata baru. Karena dalam eksistingnya banyak desa di Buleleng yang belum masuk dalam daftar 31 desa wisata yang sudah masuk SK, tetapi sudah melakukan pengembangan sebagai desa wisata," kata Dody yang merangkap jabatan sebagai Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng.

Sementara itu komitmen pemerintah desa dalam pembentukan desa wisata dikaitkan dengan penganggaran penunjang sarana prasarana pariwisata desanya, berasal dari APBDes yang bersumber dari dana desa (DD). "Penganggaran dari DD ini diharapkan dapat menunjang pariwisata desa. Dikelola oleh BUMDes atau Darwis, harapannya dapat membuka lapangan pekerjaan baru yang berujung untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa. Jadi seperti tujuan Presiden membangun Indonesia dari desa," tutur Dody. *k23
Sumber: Nusabali

Tahun 2022 Dispar Target Bentuk 70 Desa Wisata

Tahun 2022 Dispar Target Bentuk 70 Desa Wisata

Tahun 2022 Dispar Target Bentuk 70 Desa Wisata

Tahun 2022 Dispar Target Bentuk 70 Desa Wisata

Tahun 2022 Dispar Target Bentuk 70 Desa Wisata

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya