0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tak Ada Organisasi, Layar Kesulitan Masuk Porprov

Nusabali
Nusabali - Thu, 13 Aug 2020 08:35
Dilihat: 34
Tak Ada Organisasi, Layar Kesulitan Masuk Porprov
Pasalnya, ada Pengcab dan Pengkot Porlasi yang belum terbentuk, sehingga pembinaan atletnya belum dapat dilakukan. "Jangkan akan membina atlet di tingkat kabupaten, kami saja di tingkat provinsi masih sulit melakukan regenerasi. Padahal, sebenarnya kami sudah berjuang agar diakomodir masuk Porprov. Namun kendalanya memang lebih banyak," ucap Sekum PORLASI Bali, Wayan Sujana, Rabu (12/8).

Belum terbentuknya pengurus di tingkat kabupaten, kata Wayan Sujana, memang sangat menyulitkan layar melahirkan dan memperbanyak atlet. Saat ini proses pembinaan dan pencarian bibit atlet justru langsung dilakukan Pengprov. Padalah, dibandingkan cabor lainnya pembinaan ada di tingkat kabupaten atau langsung di level klub. Namun cabor layar belum dapat melakukan hal itu.

"Makanya kami rasanya agak susah masuk dipertandingkan di Porprov. Sudah kami sempat dekati yang di Badung, dan Buleleng. Malah yang di Kuta itu hanya sebatas surfing, belum masuk layar," terang Sujana.

Pria yang juga pelatih Layar Bali itu mengakui pengembangan sempat merambah Buleleng, ada yang bersedia jadi pengurus dan menggaet atlet, baru mau rencana latihan, alat layar yang harganya Rp 150 juta tidak ada.

"Banyak kendala yang menyulitkan kami. Padahal ini cabor sudah berdiri sejak lama. Dan sangat berprestasi di level nasional," tutur Sujana.

Kendala lain atlet enggan menekuni cabor layar karena hanya digunakan pada empat tahun sekali. Saat PON, selebihnya ada kejuaraan tapi tanpa uang saku dan anggaran minim. Sehingga menggaet sponsor saja juga susah. Namun pihaknya tetap bertekad menggaet atlet dari kalangan pesisir pantai. Minimal mereka sudah bisa berenang dan siap dibina kedepannya. Jadi ini cabor memang tidak cukup soal keberanian saja. Tapi ada skill yang harus dipenuhi agar bisa jalan.

"Bahkan saat ingin pengembangan ke daerah. Yang melatih tidak ada. Ini kendala kami. Makanya rada-rada susah masuk Porprov," jelas Sujana.

Meski mengaku susah, namun pihaknya sempat mengakui juga pernah menyebar atlet layar hingga ke Jawa Timur. Itu atlet layar murni binaan Porlasi Bali. *dek
Sumber: Nusabali

Tak Ada Organisasi, Layar Kesulitan Masuk Porprov

Tak Ada Organisasi, Layar Kesulitan Masuk Porprov

Tak Ada Organisasi, Layar Kesulitan Masuk Porprov

Tak Ada Organisasi, Layar Kesulitan Masuk Porprov

Tak Ada Organisasi, Layar Kesulitan Masuk Porprov

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya