0
Thumbs Up
Thumbs Down

Taliban Lakukan ini, Musisi Afghanistan Menangis tak Berdaya

genpi
genpi - Mon, 17 Jan 2022 07:25
Dilihat: 49

GenPI.co - Seorang musisi Afghanistan menangis tak berdaya melihat instrumen musiknya dilalap api lantaran dibakar oleh anggota Taliban.

Kejadian pembakaran alat musik yang terjadi di provinsi Paktia itu viral di platform Twitter setelah videonya diunggah oleh seorang jurnalis setempat.

Adalah, Abdulhaq Omeri, seorang jurnalis senior Afghanistan, yang mengabadikan peristiwa tersebut

Rekaman video itu juga menunjukkan bahwa seorang pria dengan pistol menertawakannya, sementara yang lain membuat video tentang "kondisinya yang menyedihkan."

"Alat musik pemusik Taliban bakar saat pemusik lokal menangis. Peristiwa ini terjadi di #ZazaiArub Kabupaten #Paktia Provinsi #Afghanistan," kata Omeri dalam tweet.

Video : Taliban burn musician's musical instrument as local musicians weeps. This incident happened in #ZazaiArub District #Paktia Province #Afghanistan . pic.twitter.com/zzCp0POeKl

- Abdulhaq Omeri (@AbdulhaqOmeri) January 15, 2022

Sebelumnya, Taliban telah melarang musik di dalam kabin kendaraan.

Selain itu, kelompok garis keras itu telah melarang musik live di pesta pernikahan.

Sementara pria dan wanita diwajibkan merayakan pesta di aula yang berbeda, kata seorang pemilik hotel di Afghanistan pada Oktober kepada Sputnik.

Di tengah tindakan keras, Taliban juga memerintahkan pemenggalan kepala "manekin" di toko pakaian di provinsi Herat Afghanistan, menurut laporan Kantor Berita Sputnik, mengutip media Afghanistan.

Taliban menindak manekin yang digunakan di toko pakaian dengan mengatakan bahwa itu adalah pelanggaran hukum Syariah.

Tanda-tanda insiden semacam itu mulai muncul kembali di jalan-jalan Kabul.

Kementerian Taliban untuk Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan juga telah mengeluarkan "pedoman agama" yang menyerukan saluran TV Afghanistan untuk berhenti menampilkan wanita dalam drama dan sinetron.

Padahal sebelumnya Taliban mengatakan bahwa pedoman baru ini mungkin tidak akan diterapkan.

Namun mengutip Dawn News, sejarah telah menunjukkan bahwa kelompok tersebut berkomitmen untuk menerapkan versi hukum Syariah garis keras mereka ke negara tersebut.

Ketika Taliban menguasai Afghanistan sekali lagi setelah 20 tahun, para ahli juga percaya bahwa perempuan Afghanistan kemungkinan besar akan menghadapi masa depan yang tidak pasti.(*)

Jangan sampai ketinggalan! Kamu sudah lihat video ini ?

Sumber: genpi

Taliban Lakukan ini, Musisi Afghanistan Menangis tak Berdaya

Taliban Lakukan ini, Musisi Afghanistan Menangis tak Berdaya

Taliban Lakukan ini, Musisi Afghanistan Menangis tak Berdaya

Taliban Lakukan ini, Musisi Afghanistan Menangis tak Berdaya

Taliban Lakukan ini, Musisi Afghanistan Menangis tak Berdaya

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya