0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tata Udara Buruk, Bangsal ICU Dianjurkan tak Gunakan AC

Republika Online
Republika Online - Wed, 21 Oct 2020 03:10
Dilihat: 59
Tata Udara Buruk, Bangsal ICU Dianjurkan tak Gunakan AC

NEW DELHI - Sebuah studi dari India, negara dengan lebih dari 7,5 juta kasus Covid-19, menyarankan agar rumah sakit mendesain ulang unit perawatan intensif (ICU) agar ruangan itu tidak memakai AC. Menurut studi itu, penggunaan AC di ICU telah menempatkan petugas kesehatan pada risiko penularan Covid-19.

Para peneliti mengatakan, udara yang terkontaminasi virus corona di sekitar pasien di ICU akan beredar dan seiring waktu viral load-nya akan meningkat, sehingga siapa pun yang berada di ruangan itu berisiko lebih tinggi untuk terpapar. Menurut catatan Reuters, lebih dari 500 dokter di India telah meninggal akibat Covid-19.

Studi yang dilakukan oleh para peneliti di Institut Sains India di Bengaluru berpendapat bahwa menggunakan exhaust fan yang menyedot udara ke luar lebih efisien membatasi penyebaran virus di bangsal ICU.

"Dalam hal ini, perubahan mendasar yang kami sarankan untuk ICU yang merawat Covid-19 atau pasien menular lainnya adalah harus ada aliran udara yang cepat melalui udara dalam satu arah," tulis para peneliti seperti dikutip dari Fox News, Selasa (20/10).

Peneliti juga merekomendasikan agar udara yang keluar-masuk itu bisa melewati tabung yang berisikan beberapa larutan sabun atau natrium hipoklorit. Itu penting guna memastikan virus apapun di udara akan hancur atau didesinfeksi pada saat udara keluar-masuk.

"Kami mengimbau agar para teknisi bisa membuat desain filter udara yang inovatif dan efektif berbasis sabun untuk menangani udara yang terinfeksi Covid-19 di bangsal ICU," kata peneliti.

Para penulis mengatakan bahwa sabun terbukti cukup ampuh untuk mengatasi virus H1N1 dan Ebola. Mereka juga mencatat bahwa menjauhkan dokter senior yang berusia di atas 60 tahun dari pasien Covid-19 akan membantu menjaga kesehatan tenaga medis.

"Pandemi ini sekali lagi membuat kami menyadari pentingnya petugas kesehatan sebagai sumber daya yang paling berharga. Karenanya penting untuk menyediakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan memastikan lingkungan yang aman dan terdesinfeksi," kata peneliti.


Berita Terkait
  • Tiga Pegawai Rumah Sakit di Lampung Positif Covid-19
  • Terawan Hadiri Diskusi Covid-19 HUT Partai Golkar
  • Seorang Anak Usia 2 Tahun di Bintan Positif Covid-19
Berita Lainnya
  • Idap Agorafobia, Sinead O'Connor Minta Bantuan Penggemar
  • BMKG Aceh: Cuaca Ekstrem Berpeluang Timbulkan Belokan Angin

Tata Udara Buruk, Bangsal ICU Dianjurkan tak Gunakan AC

Tata Udara Buruk, Bangsal ICU Dianjurkan tak Gunakan AC

Tata Udara Buruk, Bangsal ICU Dianjurkan tak Gunakan AC

Tata Udara Buruk, Bangsal ICU Dianjurkan tak Gunakan AC

Tata Udara Buruk, Bangsal ICU Dianjurkan tak Gunakan AC

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya