0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tenaga Medis yang tak Bisa Berlebaran di Rumah

Republika Online
Republika Online - Mon, 25 May 2020 07:31
Dilihat: 31
Tenaga Medis yang tak Bisa Berlebaran di Rumah

BELITUNG -- Teguh Aprian Maulana Gultom (27) seorang Ahli Teknologi Laboratorium Medik di RSUD Marsidi Judono Belitung, Bangka Belitung, mengorbankan waktunya untuk kemanusiaan di saat Idul Fitri 1441 H. Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya ia selalu bersama keluarga di rumah.

"Memang tahun ini agak sedih biasanya kumpul sama keluarga lalu berkunjung ke rumah saudara," katanya di Tanjung Pandan, Ahad.

Impian untuk berkumpul merayakan Idul Fitri 1441 Hijriah bersama keluarga besar di rumah pada tahun ini sirna. Teguh (27) harus berdiam di rumah singgah bagi tenaga kesehatan maupun tenaga medis yang menangani COVID-19.

Sebagai petugas pemeriksa sampel swab tenggorokan pasien Covid-19, ia melakukan kontak erat dengan beberapa pasien Covid-19 sehingga cukup berpotensi terpapar virus berbahaya tersebut. Sadar, berada di posisi yang paling berisiko, ia memilih tetap berada di rumah singgah dan tidak pulang berlebaran bersama keluarga pada tahun ini.

Dia memang sempat pulang ke kediamannya yang juga tidak jauh dari tempat bertugas. Namun itu tidak lama dan baginya belum cukup melepaskan dahaga kerinduan bersama orang tua.

Selain tidak bisa berjabat tangan, Teguh (27) juga tidak bisa memeluk orang tuanya sebagaimana yang ia lakukan ketika berlebaran sebelum pandemi COVID-19.
"Tadi saya menyempatkan pulang, sekarang sudah balik lagi. Pulang cuma sebentar ketemu keluarga inti tidak bisa lama-lama dan ada makanan dari keluarga agar ada suasana lebaran meskipun di rumah singgah," ujarnya.

Lebaran tahun ini baginya menjadi pengalaman berbeda. Berada di fasilitas rumah singgah bersama tim Covid-19 seperti dokter dan perawat seperti menemukan keluarga baru. "Tidak terlalu sepi masih bisa mengobrol, berbincang dan bercanda mengisi waktu luang ketika berada di fasilitas rumah singgah," katanya.

Guna melepas kerinduan, ia memilih untuk bersilaturahmi secara virtual dengan keluarga maupun teman-temannya di momentum Idul Fitri 1441 Hijriah. "Paling lewat video callsaja nanti," ujarnya.

Untuk itu, ia berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid-19 sehingga badai pandemi COVID-19 segera berlalu. "Harapan sama dengan tenaga kesehatan yang lainnya harus tetap menjaga diri dan menjaga orang lain dengan tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan cuci tangan sehingga pandemi ini cepat berlalu," ujarnya.

Berita Terkait
  • Politikus PDIP: Damai dengan Covid, tak Berarti Negara Gagal
  • Langgar Lockdown, Penasihat PM Inggris Didesak Mundur
  • Pasien Covid-19 di Bandarlampung Meninggal Dunia
Berita Lainnya
  • Tenaga Medis yang tak Bisa Berlebaran di Rumah
  • Begini Formulasi Kondisi Keuangan Sehat

Tenaga Medis yang tak Bisa Berlebaran di Rumah

Tenaga Medis yang tak Bisa Berlebaran di Rumah

Tenaga Medis yang tak Bisa Berlebaran di Rumah

Tenaga Medis yang tak Bisa Berlebaran di Rumah

Tenaga Medis yang tak Bisa Berlebaran di Rumah

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya