0
Thumbs Up
Thumbs Down

Terlibat Skandal, Facebook Didenda Rp69,5 Miliar

inilahcom
inilahcom - Mon, 15 Jul 2019 23:30
Dilihat: 64
Terlibat Skandal, Facebook Didenda Rp69,5 Miliar

New York - Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) menjatuhkan denda sebesar US$5 miliar atau sekitar Rp69,5 miliar kepada Facebook terkait skandal Cambridge Analytica.

FTC menganggap bahwa raksasa jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg itu telah lalai melindungi data pribadi pengguna.

Sanksi ini dijatuhkan berdasarkan voting, di mana tiga regulator asal Partai Republik menyatakan setuju menghukum Facebook, sementara dua regulator asal Partai Demokrat menolak.

Sekedar mengingatkan, pada awal 2018 lalu, Facebook tersangkut skandal penyalahgunaan data pribadi pengguna. Sebanyak 87 juta data pengguna berada di tangan firma analis data Cambridge Analytica.

Data ini diduga disalahgunakan untuk keperluan pilpres AS tahun 2016. Sejak skandal itu menyeruak, FTC menggelar investigasi terhadap Facebook yang juga mendapat pengawasan ketat terkait penggunaan data pribadi pengguna.

Kabarnya, Facebook telah mengantisipasi denda ini dengan mengalokasikan anggaran hukum sebesar US$3 miliar atau sekitar Rp41,7 triliun. Mereka sudah memprediksi denda yang dijatuhkan akan berkisar pada angka US$3 miliar hingga US$5 miliar.

Sanksi denda ini terbilang kecil jika dibandingkan dengan pendapatan Facebook. Pada tahun 2018, pendapatan perusahaan mencapai US$55 miliar atau sekitar Rp765,2 triliun, atau 10 kali lipat dari denda yang dijatuhkan FTC.

Pada April lalu, Facebook membukukan pendapatannya per kuartal pertama sebesar US$15 miliar(Rp208,6 triliun) dan cadangan kas lebih dari US$40 miliar (Rp556,5 triliun), menurut laporan New York Times.

Selain denda, Facebook sepakat untuk lebih komprehensif untuk mengelola data pengguna. Tapi tidak dijelaskan adanya pembatasan Facebook untuk mengambil dan membagikan data dengan pihak ketiga.

FTC memiliki wewenang untuk meminta pertanggungjawaban Zuckerberg selaku CEO Facebook Inc, terkait segala isu tentang penyalahgunaan data pengguna.

Namun, Zuckerberg tidak akan mendapat konsekuensi secara pribadi. Hal ini menuai kritik, karena FTC memutuskan untuk tidak meminta pertanggungjawaban pribadi Zuckerberg.

Meski didenda dengan nominal yang cukup besar, saham Facebook di Wall Street dilaporkan naik dua persen di hari yang sama saat pengumuman denda. Para pendukung privasi justru menyesalkan bahwa denda yang dijatuhkan tidak terlalu berdampak pada Facebook.

"Ini pertanda buruk bahwa reaksi pasar terhadap penyelesaian Facebook dengan FTC, membuat nilai sahamnya naik," jelas Robert Weissman, President Public Citizen, sebuah kelompok kepentingan konsumen di AS, dikutip dari New York Times.

Sumber: inilahcom

Terlibat Skandal, Facebook Didenda Rp69,5 Miliar

Terlibat Skandal, Facebook Didenda Rp69,5 Miliar

Terlibat Skandal, Facebook Didenda Rp69,5 Miliar

Terlibat Skandal, Facebook Didenda Rp69,5 Miliar

Terlibat Skandal, Facebook Didenda Rp69,5 Miliar

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya