0
Thumbs Up
Thumbs Down

TikTok Diduga Langgar Privasi Anak

Republika Online
Republika Online - Wed, 08 Jul 2020 22:56
Dilihat: 77
TikTok Diduga Langgar Privasi Anak

JAKARTA -- Komisi Perdagangan Federal (FTC) dan Departemen Kehakiman AS kembali menyelidiki aplikasi TikTok atas dugaan pelanggaran privasi anak. Dua sumber mengatakan bahwa mereka berpartisipasi dalam panggilan konferensi terpisah terkait tuduhan tersebut.

TikTok adalah platform video musik singkat yang kini populer, di mana penggunanya mayoritas remaja. Perusahaan analitik Sensor Tower melaporkan pada April, unduhan aplikasi TikTok melonjak pada kuartal pertama tahun ini, dengan lebih dari 2 miliar unduhan dari Apple App Store dan Google Play Store.

Pada bulan Mei, Pusat Demokrasi Digital, Kampanye untuk Anak-anak Bebas Komersial dan puluhan organisasi lain meminta FTC untuk menyelidiki tuduhan yang menyebutkan bahwa operator aplikasi TikTok melanggar Undang-Undang Perlindungan Privasi Daring Anak-anak (COPPA) dengan tidak menghapus informasi pribadi pengguna di bawah usia 13 tahun, seperti yang telah disepakati.

Pada tahun 2019, operator aplikasi setuju untuk membayar 5,7 juta dolar AS kepada FTC karena telah melanggar COPPA dan gagal mendapatkan izin orang tua sebelum mengumpulkan informasi pribadi anak-anak di bawah usia 13 tahun. Menurut FTC, pasca keluhan dari orang tua dan anak kala itu, TikTok tidak benar-benar menghapus informasi pribadi pengguna anak.

Namun demikian, seorang juru bicara TikTok mengklaim bahwa perusahaan selalu mengutamakan keselamatan semua pengguna dan berjanji akan terus memperkenalkan langkah-langkah baru demi melindungi data anak di aplikasi.

Aplikasi ini mengalami peningkatan pengawasan dalam beberapa bulan terakhir. Anggota parlemen AS menuduhnya sebagai ancaman terhadap keamanan nasional, bahkan Angkatan Darat dan Angkatan Laut AS telah melarang aplikasi tersebut dari perangkat pemerintah.

Dalam sebuah wawancara dengan Fox News pada Senin malam, Sekretaris Mike Pompeo mengatakan pemerintahan Trump menyadari potensi ancaman TikTok dan sedang mempertimbangkan melarang aplikasi tersebut. "Kami tentu saja melihatnya. Kami telah menangani masalah ini untuk waktu yang lama," kata Pompeo seperti dilansir dari laman Cnet, Rabu (8/7).

Berita Terkait
  • AS Selidiki Dugaan TikTok Langgar Ketentuan Privasi Anak
Berita Lainnya
  • Polres Gunung Kidul Ungkap Kasus Penambangan Ilegal
  • Ganjar Minta Warga Sekitar Merapi Bekerja Seperti Biasa

TikTok Diduga Langgar Privasi Anak

TikTok Diduga Langgar Privasi Anak

TikTok Diduga Langgar Privasi Anak

TikTok Diduga Langgar Privasi Anak

TikTok Diduga Langgar Privasi Anak

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya